Movie and Book Review : Silver Linings Playbook

Silver Linings : It’s the good part in a bad situation. It comes from the phrase “Every cloud has a silver lining.” So even when a cloud is in the sky darkening your day, at least there’s something pretty about it.

Jadi sekitar bulan September 2012 yang lalu, saya menemukan 2 trailer film yang kepengen banget saya tonton. One is The Perks of Being a Wallflower, yang mana sudah di-review di postingan ini, dan yang kedua adalah, Silver Linings Playbook yang diangkat dari novel karya Matthew Quick dan disutradarai oleh David O. Russel.

I am so in love with this movie, mulai aja ya?

Review tanpa spoiler :

Silver Linings Playbook (2012) -> 5 out of 5. No kidding. I’m a big fan of Jennifer Lawrence, dan disini dia sama sekali tidak mengecewakan, bener2 bikin bangga *kenapa juga ikut2an*. Saya yang tadinya biasa aja sama Bradley Cooper juga jadi merasa ini orang kok tiba2 rasanya ganteng banget (mungkin karena dia terlalu manis di film ini). Kalau kalian mengharapkan sebuah komedi romantis yang out of the box, kalau kalian pernah merasakan depresi dalam skala apapun – dari rendah sampai ke tingkat parah berkelanjutan, atau mungkin pernah menjalani perawatan bersama terapis untuk masalah psikologi (which is not a thing to be ashamed of), or just as simple as – kalau kalian suka akan konsep cinta, this is a must-watch movie. Jangan lupa baca bukunya juga!

Ok. Review kupas tuntas?

Continue reading “Movie and Book Review : Silver Linings Playbook”

Advertisements