Me, Daddy, and Louis Prima.

Satu post lagi ya? *dislepet sendal*.

SATU LAGIII ABIS ITU AKU GAMBAARRR….!!!! *nemplok ke keyboard* *geser2 wacom*

Jadi, belakangan saya kan lagi suka ya sama Louis Prima. Gara2nya kapan itu tanpa sengaja ngeliat vidklip “I’m Just A Gigolo” ini :

I’m just a gigolo and everywhere I go,
People know the part I’m playin’.
Pay for every dance, sellin’ each romance,
Ooohh what they’re sayin’?
There will come a day, when youth will pass away,
What will they say about me?
When the end comes I know, there was just a gigolo’s
Life goes on without me.

Terlepas dari judul lagu dan liriknya yang rada nyeleneh. Saya suka banget, soalnya lucu, nyanyinya lucu, gerak2nya lucu, dan yang paling bikin suka adalah : entah kenapa Louis Prima ngingetin saya akan almarhum Ayah :D.

Nah, gara2 Louis Prima ini juga, saya jadi mikir2, apa jangan2 saya suka gara2 emang pernah denger ya sebelumnya? saya gak tahu sih apa ayah saya suka Louis Prima atau enggak, tapi dia pernah joget2 kayak gitu juga kalau lagi ngebanyol waktu masih hidup dulu. Saya coba inget apa dia pernah sebut soal Louis Prima ini, tapi gak bisa ingat dengan jelas.

Karena situasi dan kondisi, saya sama Ayah saya dulu gak banyak ngobrol. Ada banyak sekali kesempatan, tapi kami belum sempat ngobrol sampai ke tahap film kesukaan, musik favorit, cita2, childhood hero, dll. Jadinya sekarang setelah dia berpulang, ada banyak sekali momen dimana saya bertanya2 soal Beliau. Pas baking, pas nemu makanan enak, pas ada buku bagus, acara bagus, passion baru, pasti ada momen dimana bertanya2 : “Ayah suka juga gak, ya?”. Bukannya lebih sayang Ayah, tapi kalau ibu2 mah tinggal confirm aja “Mam, aku suka ini, mama suka gak?” tapi kalau Ayah kan udah ga bisa ditanyain :)). Nah, salah satunya ya soal Louis Prima ini, dan fakta bahwa saya suka musik swing jazz tahun 50-an, karena Ibu2 ngakunya gak suka, jadi saya semacam penasaran aja apa ini genetik dari Bapake. 😀

Karena kalau iya, saya bangganya minta ampun :D. Sama bangganya saat saya tahu Ibu saya suka nonton acara masak2 babi *meski gak makan* dan saya ikut2an.

Rada nyesel sih kenapa dulu gak ngobrol banyak, kenapa Ayah saya gak nulis diary *yang maskulin, yang covernya dari kulit terus nulisnya pake tinta hitam, TANPA STICKER*, biar paling gak ada info2 yang bisa saya dapat soal dia secara personal. Tapi gak apa-apa lah, udah lewat. Yang jelas gara2 ini saya jadi makin semangat ngeblog, supaya kalau one day saya meninggal duluan, anak saya gak perlu bertanya2, dia tinggal cari jawabannya di blog, gak lengkap, tapi cukup. 😀

Btw, waktu dulu saya masih kecil, SD awal2 deh kalau ga salah, saya punya kartun favorit, Jungle Book. Paling suka karena lagu2nya, ditonton berkali2 ampe video-nya rusak. Di kartun itu, ada satu lagu judulnya “I Wanna Be Like You”, adegannya Raja Monyet lagi nyanyi2, mengungkapkan keinginannya untuk jadi manusia. Lagunya genre swing jazz, jadul abis. Tapi saya suka banget.

Now I’m the king of the swingers
Oh, the jungle VIP
I’ve reached the top and had to stop
And that’s what botherin’ me
I wanna be a man, mancub
And stroll right into town
And be just like the other men
I’m tired of monkeyin’ around!

Saking sukanya tiap kali dinyanyiin di kamar mandi. Nah, beberapa hari yang lalu, saya iseng2 buka wiki Jungle Book, dan tebak dong siapa yang nyanyi dan ngisi suara si Raja Monyet?

Louis Prima.

Jadi secara tidak langsung, saya ini udah ngefans Louis Prima sejak saya kecil. Emejing sekali.

Oh well, pokoknya begitu deh kisah saya dan Louis Prima.

Yang Bapak Ibunya masih lengkap, jangan lupa sempetin ngobrol banyak2 ya. Manja2 banyak. Masakin, pijitin, pelukin. Karena satu hari udah gak bisa lagi, dan kalau udah begitu cuma kenangan yang bisa bikin terhibur :).

Buona Sera, signorina, buona sera
It is time to say goodnight to Napoli
Though it’s hard for us to whisper, buona sera
With that old moon above the Meditteranean sea
In the mornin’ signorina we’ll go walkin’
When the mountains help the sun come into sight
And by the little jewelry shop we’ll stop and linger
While I buy a wedding ring for your finger

Sing, sing, sing, sing

Everybody start to sing

La dee da, ho, ho, ho

Now you’re singing with a swing

*Nyanyi2 lagu Louis Prima*

Mandhut.

 

//

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s