Gara-gara J.M. Barrie,

J.M Barrie

Perhatian!

Karena ada foto yang rada seram, maka yang gampang mual atau tidak dalam kondisi yang memungkinkan untuk liat monster aneh dari Pan’s Labyrinth tanpa hidung dan mata, diharap skip aja ke postingan lain 😀

Jadi, gue ini percaya bahwa kadang, ada beberapa hal yang sengaja universe ulang2 muncul di sekitar kita, untuk berbagai macam alasan. Biasanya juga karena emang kitanya lagi pengen tahu soal itu, jadi secara ga sadar otaknya memfilter sendiri. Contohnya kalau misal tema hidup bulan ini adalah diet, maka kalau lagi search quote2 di pinterest ya kebanyakan nemunya ya quote motivasi untuk hidup sehat. Atau kalau kita lagi doa sama Allah minta diberi petunjuk akan sesuatu (karena bimbangku ini tak berujung) biasanya ya dikasi kejadian2 kecil yang membuat kita makin yakin sama pilihan yang diambil (bukan soal jodoh, belum).

Tapi, ada kalanya juga ya kayak dilempar random aja, contohnya ya tentang Peter Pan. Jadi udah 2 bulanan ini, ada aja kedapetan info soal Peter Pan, yang undangan buat nonton acara tari anak2 Peter Pan lah, baca dongeng Peter Pan, baca novel yang ternyata terinspirasi dari Peter Pan, gak sengaja malem2 pencet2 remote, eh ya kok malah jadi nonton film Robin Williams yang judulnya ‘Hook’ (1991) lagi2 soal Peter Pan, dan yang terakhir, saya nonton “Finding Neverland” (2004), film yang terinspirasi dari kisah nyata J.M. Barrie, yang menciptakan tokoh Peter Pan pertama kali, yang mana udah saya review di postingan ini :).

Jujur, sejak itu, otak saya ga bisa berenti menelaah kisah om J.M. Barrie ini. Dan kayaknya akan terus begitu, makanya sebaiknya saya share aja di blog :)).

Jadi sebenernya udah berapa lama gue selalu punya pemikiran kalau, karya2 besar itu, sebagian besar datang dari orang2 yang hidupnya ga biasa. Entah karena memang bawaan, atau situasi. Pokoknya mereka itu terdidik dengan berbeda, dan oleh karena itulah mereka bisa memikirkan hal2 ‘berbeda’, atau mendalami sesuatu lebih dari yang lain, yang later karya dan pemikiran mereka orang2 anggap sebagai ‘masterpiece’.

Salah satunya ya si Om J.M. Barrie, yang kalau boleh saya review sedikit (ya masa ga boleh kan blog gue) itu mengalami trauma masa kecil yang sedikit banyak jadi ide untuk tokoh Peter Pan. Coba dia hidupnya normal2 aja, belum tentu Peter Pan bisa kita kenal sampai hari ini.

Terus juga soal Hideaki Anno si pencipta Neon Genesis Evangelion yang udah gue ceritakan berkali2, karena dari SMA pas pertama kali gue tahu sampai hari ini pun gue masih merasa ini fakta paling wow. Konon om Hideaki itu dapet ide Evangelion pas dalam masa depresinya selama 4 tahun. Itulah mengapa Evangelion itu termasuk kartun2 awal yang penayangannya di Jepang gak ditujukan untuk anak2, tapi masuk ke slot time waktu dewasa. Karena emang ceritanya rada2 psycho sih gue bilang, cenderung depresif malah.

Dan gue dulu pernah baca juga bahasan soal pribadi alm. Michael Jackson yang dinilai kontradiktif. Di atas panggung dia ekspresif, lagu2nya pun cenderung jujur menceritakan pemikiran dia, tapi di dunia nyata dia itu sangat introvert dan cenderung menarik diri. Bisa dilihat juga dari ketidak percayaan dirinya soal warna kulit dan hidung, terus betapa dia menjaga banget privasi anak2nya sampai dulu tampangnya Paris sama Prince sempet mati2an disembunyiin.

Dan fakta bahwa Albert Einstein butuh bantuan terapis.

Dan banyak lagi fakta2 lainnya :D.

Masih karena J.M. Barrie, saya jadi mikir2 aja tentang alur cerita Peter Pan yang sebenernya jauh banget dari dunia nyata. How to Train Your Dragon meski tentang naga masih ada deh ngebahas manusi2 bumi, si suku viking. Cloudy with The Chance of Meatballs, meskipun tentang hujan makanan masih ada tentang science. Tapi Peter Pan itu bener2 ngayal, ngebahas tentang kemampuan terbang yang ga dijelaskan pake science, cukup ‘percaya’ aja, terus settingnya pun berkonsentrasi pada neverland, sebuah tempat di luar bumi, sampe kehadiran indian, si Tiger Lily yang menurut gue random banget aja. Pokoknya bener2 lari dari kenyataan meskipun di sana ada juga pesan moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari2.

Nah gara2 itu jadi mulai deh pengen selidik2, kartun apalagi sih yang ceritanya absurd, terus jadi pengen ngeliat aja sejarah penulisnya untuk membuktikan teori yang gue baca2 itu :

Hideaki Anno dan Neon Genesis Evangelion tadi udah disebut ya.

Gue sungguh curiga sama Alice in Wonderland, apalagi dengan kehadiran Mad Hatter dan Chesire Cat, terus selidik2 ternyata pengarangnya, Lewis Carroll alias Charles Lutwidge Dodgson menderita gagap sejak kecil, socially awkward, tubuhnya lemah, menderita epilepsi dan migrain parah, serta dicurigai fedofil karena menyimpan illustrasi anak2 cewek nude maupun semi-nude. Bahkan tokoh Alice itu konon katanya terinspirasi dari seorang anak perempuan bernama Alice Liddell, anak dari teman keluarga si Lewis, tapi sampe akhir hayatnya pun Lewis gamau ngaku meski di beberapa karya dia yang lain juga sempet ada mengarah ke dek Alice ini. Hidupnya si Lewis penuh scandal karena katanya ada beberapa diary miliknya yang hilang dan beberapa halaman dirobek paksa, katanya sih dari keluarga menutupi aib, sampe gosipnya diary itu diilangin karena salah satu ceritanya adalah si Lewis pernah mencoba melamar Alice Liddell yg waktu itu masih umur 11 tahun. Tapi kebenarannya belum terbukti sih sampai saat ini, cuma tetep aja ya, rasanya amaze aja bahwa cerita Alice in Wonderland yang melegenda itu datang dari seorang Lewis Carroll alias Charles Lutwidge Dodgson, siapapun dan bagaimanapun dia, yang jelas, dia gak biasa.

Lalu penyelidikan saya beralih ke Pan’s Labyrinth, sebuah film dark fantasy dari mexico yang ditulis dan disutradarai oleh Guillermo del Toro. Bukan gimana, gue cuma penasaran aja kayak apa orang yang nyiptain monster macam begini :

bakekok abis gak sih.

Itu ya, gue inget banget nontonnya di Bandung, berdua ama temen gue di XXI BIP. Gue nonton tanpa liat trailer, gatau sama sekali ini cerita apa, di pikiran gue kayaknya film anak2 dan pasti happy2 gitu deh, tau2 pas nonton semuanya dark abis, ditambah lagi muncul monster begituan. Gue di bioskop udah miris2 desperate karena liat Lord Voldemort aja gue nyipit2in mata karena rasanya ga nyaman, apalagi yang model gini, perut gue rasanya melilit abis. Gue pas awal2 mikir ih matanya kemana, tau2 matanya ditaro di tangan terus dia pake pose cilukba gitu, jelas gue antara mau marah sama takut ama pengen ngakak, udah gajelas lah. Terbukti ini tertanam begitu dalam di benak gue, karena sekarang udah ga inget cerita Pan’s Labyrinth kayak apa, tapi gue akan selalu ingat si makhluk bakekok.

Cuma ternyata dibaca2 si Guillermo del Toro ini ga ada apa2 sih. Atau mungkin jaman sekarang aib lebih gampang ditutupin ya? atau sebaliknya? gatau deh 😀 *. Siapa tau ternyata mas Toro cuma jail aja anaknya *cubit pipi Toro*.

Sekian hasil penyelidikan saya yang sekiranya ga penting tapi semoga cukup menarik untuk dibaca dan ditelaah ya :D. Memang benar semua orang itu dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing2. Yang mungkin di mata manusia kesannya timpang, tapi sebenernya kalau lebih sesuatu pasti dikurangin lainnya, dan akhirnya semuanya pun jadi sama seimbang. Saya sih percaya semua manusia ada perannya masing2, dan semua bisa jadi baik, semua bisa berguna, selama masih ada yang dukung, yang sayang, terus gak pernah berhenti untuk percaya sama diri sendiri, bahwa semua kekurangan dan kelebihan yang dikasih Allah itu perlu adanya, supaya kita bisa melakukan apa yang orang lain ga bisa lakukan.
Free Web Proxy
Met kerja semuanyaaa!

Mandhut.

Advertisements

7 thoughts on “Gara-gara J.M. Barrie,

  1. Huahahaaa jadi pengen nonton deh film si monster bakekok itu *ini liat monster kok malah girang*
    Man liat deh short movie nya Del Toro yang Mama. Udah dibikinin film berjudul sama tuh. Liat ya. Keren!

  2. baru sadar… itu yang gambar trakhir, yang here’s to the crazy ones.. itu gue curiga yang bikinnya itu terinspirasi dari blognya ombing.. ada balon2nya wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s