Review Movie : In a World… (2013)

Film rom-com yang satu ini bertema unik, membahas tentang profesi pengisi voice-over trailer film. Itu loh, suara semacam story-teller yang suka membawa alur cerita plot, kalau yang pernah nonton Desperate Housewives pasti tau deh :D. Nah, film “In a World…” ini menceritakan tentang Carol Soto (Lake Bell), seorang vocal coach, anak dari talent voice-over ternama, Sam Soto (Fred Melamed). Carol sangat ingin mengikuti jejak ayahnya, tapi sayang, tidak peduli sebagus apapun suara Carol, dunia talent voice-over untuk trailer film lebih banyak berpihak pada vokal pria.

Nah, kenapa judulnya “In a World…”? karena diceritakan, industri voice-over tersebut sedang mencari penerus dari Don LaFontaine, tokoh nyata, seorang voice-actor Amerika yang mempopulerkan kalimat “In a World…” dalam trailer film2 Hollywood. Nah di film ini diceritakan akan ada perilisan sebuah film trilogi berjudul Amazon Games (ha!) sedang mencari voice-actor untuk trailer filmnya, dan momen ini sekaligus menjadi tonggak bagi para voice-actor lainnya untuk berkompetisi menggantikan posisi Don LaFontaine. Bisakah Carol membuktikan dirinya di dunia voice-over?

Berikutnya, silakan lihat trailernya ya, karena ini ada hubungannya sama voice-over, rasanya kurang pas kalau gak pake audio (plus visual sekalian) :

šŸ˜€ lumayan menarik kan? Secara gue ini dulu pernah berniat jadi pengisi suara kartun (karena suara gue agak kayak anak2), makanya gue berasa nostalgia banget nonton ini. Jadi ceritanya, dulu pas SMA, gue diajakin sama 2 temen gue, cewek P dan cowok R untuk mengunjungi studio pengisi suara di daerah Kebon Jeruk. Entah si cewe P dapet info darimana, pokoknya tau2 dia udah nelpon2 dan minat nyoba audisi buat ngisi suara, dia ngajakin si cowo R. Nah, si cowok R ngajakin gue juga karena dia tau gue suka perjepangan dan kartun, jadi yaudah gue iyain aja (later in life, gue baru tau kalau cewe P itu naksir cowo R, jadi mungkin pada waktu itu cewe P seharian bete karena maksudnya mendadak kentjan, tapi ada yang ngintil =)) huahahaha).

Tempatnya kayak rumah gitu sih, tapi ada beberapa ruangan yang dibuat kedap suara, plus peralatan2nya. Kami bertiga disambut dengan baik, dan dikasih kesempatan untuk nyoba ngisi kartun Popeye kalau gak salah. Gue nyoba duluan, terus mood di ruangan langsung rusak karena belum apa2 gue udah bikin salah, soalnya ada kata “Grrrrrrr….!” yang mana harusnya lo cukup menggeram alami aja, tapi gue bacanya bener2 ‘GERRRR’.

=))

YA KAN GUGUP.

Terus abis itu cewe P dan cowo R nyoba, gak kalah gugupnya dari gue, tapi jelas lebih baik *huh*. Kita bertiga dijanjiin bakal dihubungi kalau2 ada yang lolos, tapi to this day, kayaknya gak ada yang dipanggil lagi =)). Entah memang dunia pengisi suara Indonesia yang kejam atau kurang dana untuk hire banyak2 pengisi suara, gue sih curiganya yang terakhir *berpikir positif terhadap diri sendiri*. Pupuslah sudah harapanku menjadi penerus Nurhasanah si pengisi suara Doraemon =)).

Hihihi back to film In a World, ini review dari gue :

Plus :

  • temanya unik
  • komedinya lucu, gak kampungan :D, aku suka Louis! (Demetri Martin)
  • Secara film ini ditulis, diproduseri dan disutradarai oleh si pemeran utama, Lake Bell, dan dapet rating 92% aja Rotten Tomatoes, lumayan keren!
  • Memberi pencerahan tentang pentingnya manajemen suara dan cara bicara untuk kehidupan sehari2 :).
  • Kasih gambaran sedikit tentang pekerjaan vocal coach dan voice-over talent.

Minus :

  • Untuk film yang katanya menang best screenplay di Sundance, menurut gue plotnya kurang mateng, ada beberapa scene yang kayaknya bisa dikembangin lagi tapi jadinya nanggung, tau2 ilang aja gitu
  • moral yang diambil kurang mengena, kurang berkesan šŸ˜€

Intinya, film ini lumayan deh buat refreshing di antara rom-com yang monoton :D, kalau kalian anti-mainstream, atau berminat menjadi voice-over talent, gak ada salahnya nonton film ini ;), gak ada adegan yang gawat2 banget sih, tapi biar aman, 15 tahun ke atas ya :).

Free Web Proxy

Women should sound like women. Not baby dolls who ends everything in a question. Let’s make a statement. Now, who’s ready to be heard?

– Carol Soto

*mikir2 apa udah saatnya cari vocal coach*

Mandhut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s