Extro or Intro?

Halo, hai! Kali ini bukan mau review drama korea, tapi kepengen cerita2 personal sedikit, mumpung lagi kurang tidur dan kayaknya jadi rada santai buat sharing2 tentang diri sendiri.
*yaudahlah kalau nanti nyesel tinggal discard post aja**kelakuan blogger yang sebaiknya jangan ditiru*Gak apa2 lah ya, sekali2 =)) Continue reading →

Advertisements

Decide,

from pinterest : “Make and be confident in your own decisions.. stop looking for people’s approval for everything. Live your life and do what you want.”

Saya ini dulunya banci curhat. Udah drama queen, banci curhat pulak, jadilah semua temen saya di masa itu kayaknya kenyang banget deh dengerin semua masalah saya yang rata2 gak penting :D. Waktu itu, di kala saya – kalau gak salah nih, ya – lagi galau soal dunia percintaan,Β  salah seorang temen (yang saya curhatin) ngomong gini : “Ambil keputusan. Pilih satu solusi yang lo mau and stick with it. Jangan diutak-atik lagi.”

Continue reading →

Birthday Girl :D

Happy birthday to me! πŸ˜€

Jadi tanggal 15 Agustus yang lalu gue berulang tahun ke-28 :D. Yay yippie yay yay!. As I always say, gue gak keberatan berapapun umur gue, dengan senang hati akan gue ungkapkan πŸ˜€ (even saat lo menyangka umur gue lebih muda, I don’t mind – umumnya hanya terjadi kalau orangnya gak pernah liat gue, cuma pernah denger suara gue). Gue bahkan gak masalah kalau dipanggil ‘tante’ (ya emang udah ada ponakan sih) atau ‘ibu’ (ya emang gue cewek sih <- cara bersyukur orang yang sering dipanggil ‘om’ sama tukang parkir), tapi KALAU DITAMBAH-TAMBAHIN SEENAKNYA gue agak sebel deh (ngelirik judes ke ponakan yang kapan itu dengan lantangnya bilang umur gue 29).

KAMU TAHU TANTEMU LAHIRNYA TAHUN 1986, TAPI KENAPA MASIH SALAH ITUNG, SIH?! *unyel2 ponakan pake kaki* *kasih peer matematika yang banyak*

Btw, ulang tahun kali ini lumayan berkesan karena kemaren sempet trip bareng keluarga 3 hari 3 malam πŸ˜€ (3 malam soalnya sempet ngabisin 8 jam naik kereta di malam ke-1). Karena udah lama banget gak liburan bareng nyokap (karena biasanya yang liburan itu cuma gue, kakak gue dan ponakan) jadi hepinya dobel2. Harusnya bulan ini gue agak2 mellow sih karena trip yang udah gue rencanakan jauh2 hari (yang harusnya berangkat besok tanggal 20 agustus) terpaksa batal karena satu dan lain hal T-T, tapi gara2 liburan kemaren ini (dan banyak hal menyenangkan lainnya) gue udah gak mikirin lagi. Huwoohoo. Next time pasti bisa lonely trip! amin! πŸ™‚

Terimakasih sekali lagi buat keluarga yang udah ngasi selamat malem2 pake kue coklat bentuk hati (lupa foto karena rakus) T-T. Maaf ya terpaksa nunggu depan WC karena yang ulang tahun buang air kecil + cuci muka sebelum tidur +Β  gosok gigi + pake krim + sisir rambut (CATET ya, bukan BAB!). Aku terkejut beneran kok :D. Kuenya enak!

Pokoknya terimakasih buat semua yang udah ngucapin. Makasih buat doa2 dan perhatiannya T-T.

Last but not least, terimakasih buat Allah SWT. Terimakasih karena bukan umur doang yang nambah, tapi diajarin banyak hal juga. Terimakasih untuk semuanya. Semua-muanya *berkaca2*

Semoga ke depannya bisa lebih baik dan lebih baik lagi!

Terakhir, mau kasih quote favorit of the day :

from pinterest : “When Life is sweet, say thank you and celebrate, and when life is bitter, say thank you and grow”

*makan kue lagi*

Mandhut.

 

 

 

 

Bye, Genie.

Genie5

You ever have that funny friend, the class-clown type, who one day just stopped being funny around you? Did it make you think they were depressed? Because it’s far more likely that, in reality, that was the first time they were comfortable enough around you to drop the act.

Read more: http://www.cracked.com/quick-fixes/robin-williams-why-funny-people-kill-themselves/#ixzz3ACShYbvV

Baru baca artikel ini : Robin Williams and Why Funny People Kill Themselves, terus meski agak kurang suka sama judulnya (karena berasa generalisir), somehow lumayan bisa relate dengan apa yang ditulis. Lebih lagi, beberapa opini yang dijabarkan itu termasuk yang pernah gue singgung sedikit di postingan ini. Continue reading →

No Treble.

Sebenernya liriknya agak gimana gitu takut disangka curcol. Tapi suara si Meghan Trainor ini mengingatkan gue akan Amy Winehouse kesukaanku, terus genre lagunya pas banget ama selera gue yang rada2 jadul ini :))

Sing with me!

Because you know I’m
All about that bass
‘Bout that bass, no treble
I’m all about that bass
‘Bout that bass, no treble
I’m all about that bass
‘Bout that bass, no treble
I’m all about that bass
‘Bout that bass
Hey!

(“All About That Bass” by Meghan Trainor)

*joget*

Mandhut.

Review Movie : Celeste and Jesse Forever (2012)

?????????????????????

Hallloooo, maaf ya baru bisa posting yang rada ‘bener’ dari kemaren sibuk…

…SIBUK MAKAN KETUPAT.

Gak ding, emang konsentrasi lagi tersita ke banyak hal aja, tiap mau posting di RM bawaannya batal terus :P.

Btw, kali ini mau review film yang baru gue tonton kurleb seminggu yang lalu, judulnya Celeste and Jesse Forever (2012). Genrenya romantic-comedy. Pemainnya ada Rashida Jones (dia co-writing naskahnya juga), Andy Samberg, Elijah Wood (Frodo!) dan Emma Roberts. Rating (yang terakhir gue liat) di Rotten Tomatoes 70%. Rating pribadi dari gue… 9 dari 10 :D.Β  Sedikit membahas tentang dunia publicist, karena pemeran utamanya, Celeste (Rashida J.) disini diceritakan bekerja sebagai trend analyzer.

Seperti biasa, mau review tanpa spoiler dulu :

Celeste dan Jesse sudah berpacaran sejak SMA. Mereka menikah di usia muda, dan bersama untuk waktu yang cukup lama. Pokoknya tipe2 pasangan yang saking deketnya udah kayak punya dunia sendiri dan yang lain itu cuma ngontrak aja. Bukan yang romantis lope2 bikin risih, tapi lebih ke yang bikin orang mbatin “ih mereka kocak ya, pengen ikutan becanda tapi takut ngerusak momen” – kind of relationship.

Tapi siapa yang sangka, bertahun2 kemudian, mereka mulai menemukan ketidakcocokan. Celeste dan Jesse ingin bercerai, tapi sama2 mengulur waktu untuk melakukan pembicaraan serius tentang hal itu. Mereka menyatakan ke (teman2 dan keluarga) bahwa mereka tidak lagi bersama sebagai pasangan kekasih, tapi karena satu dan lain hal, Celeste dan Jesse masih tinggal serumah (karena keuangan Jesse agak seret dan terpaksa numpang di pavilliun rumah Celeste). Yang perlu digarisbawahi lagi, Celeste dan Jesse juga masih berusaha untuk mempertahankan persahabatan mereka meskipun mereka tidak ingin bersama sebagai suami istri lagi. Ribet, ya?

Film ini bercerita tentang proses Celeste dan Jesse untuk menelaah ulang hubungan mereka. Apakah rujuk, atau menerima kenyataan bahwa hubungan mereka tidak ditakdirkan untuk selamanya.

Cocok ditonton untuk yang lagi cekcok sama pasangannya, yang baru putus, yang baru jadian (jadi belajar dulu, gitu). Gak harus dihubungkan dengan cinta pada kekasih sih, bisa diterapin juga sama persahabatan, karena tagline-nya sendiri adalah : “For anyone who has to break up with their best friend.”, jadi masih nyambung2 dikit, lah.

Review pribadi (SPOILER ALERT) :

Continue reading →