Decide,

from pinterest : “Make and be confident in your own decisions.. stop looking for people’s approval for everything. Live your life and do what you want.”

Saya ini dulunya banci curhat. Udah drama queen, banci curhat pulak, jadilah semua temen saya di masa itu kayaknya kenyang banget deh dengerin semua masalah saya yang rata2 gak penting :D. Waktu itu, di kala saya – kalau gak salah nih, ya – lagi galau soal dunia percintaan,Β  salah seorang temen (yang saya curhatin) ngomong gini : “Ambil keputusan. Pilih satu solusi yang lo mau and stick with it. Jangan diutak-atik lagi.”

Gue bisa ingat sampai hari ini karena waktu itu dia ngomongnya bener2 serius dengan tampang kesel (mungkin eneg gue curhatin terus). Waktu itu, gue gak begitu paham apa maksudnya. Gue inget, tapi gue ga ngerti. Seiring umur bertambah barulah gue ngerti kalau at the end, jalan apapun yang lo ambil, lo gak akan pernah dapet yang bener2 sempurna, selalu ada untung dan ruginya. Jadi intinya sih mencari yang mana yang untung dan ruginya bisa lo handle / paling nyaman buat lo.

Tapi ngerti dan praktek itu jelas berbeda, karena sampai hari ini, gue masih gak nyaman soal ambil2 keputusan ini. Bisa gue handle sendiri tanpa perlu berkali2 curhat sama orang lain (yay for me), tapi tetep aja selalu ada rasa yang ganjel. Contohnya hari ini, gue membuat satu keputusan besar yang bisa jadi mempengaruhi hidup gue ke depannya. Gue tau orang2 di sekeliling gue berharap apa, gue juga pengen buat mereka seneng, tapi setelah pikir panjang dan lebar, gue tahu bahwa saat ini gue justru sudah berada di jalur yang benar (meski mungkin jalannya lamban). Tapi kalau ganti haluan sekarang, yang ada malah bakal buat gue muter jauh lagi.

Dan gue gak mau muter jauh lagi. I can’t afford those kind of feelings any more, lah πŸ˜€

Sekarang rasanya tuh ya antara bangga karena udah bisa ambil keputusan sendiri dengan tenggat waktu mayan singkat (count your blessings, right? :D), tapi rada ganjel, tapi seneng juga, tapi ganjel, dll dsb. Gue rasa, sebulan kemudian perasaan ini bakal ilang (kurang dari sebulan, malah), jadi gak usah terlalu diambil pusing lagi. Kalau ga ilang juga nanti gue sumpel aja kekosongan di hati ini (lebay) pake drama korea, makanan dan game. HAHAHAHAHA.

πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ udah sih mau cerita gitu doang *tabok*. Eh udah weekend loh besok, selamat refreshing, yaaaaaaaa~

Mandhut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s