Mood Rescue!

Mumpung lagi sakit dan jadinya santai2 ga jelas gitu di tempat tidur, gue mau posting lagi ah. Kali ini mau ngomongin… hal2 apa saja yang gue lakukan kalau mood lagi busuk.

Gue jujur deh, gue ini anaknya mood2an banget. Banget banget banget. Gue suka berkilah kalau ini semua karena gue artsy gitu (gak mau ngaku kreatif, cuma imajinatif aja). Yah, pokoknya anaknya rada artistik gitu (tapi tangannya gak terampil). Terus pernah baca dimana gitu kalau seseorang yang nyeni, kemungkinan besar emosinya lebih sensitif dibanding orang kebanyakan, kan? Nah, itu jelas lebih rentan dengan penyakit mental (contoh : depresi, trauma, dendam kesumat) dan masalah sehari2nya ya moody (bukan semuanya – bukan generalisir). Ini kayaknya artikelnya berdasar penelitian psikologis dari seniman-seniman ternama yang udah berpulang sih :D.

Continue reading “Mood Rescue!”

Advertisements

We’re Ready for The Afterglow,

Otak gue belakangan ini kalau diungkapkan sebagai musik, kayaknya yang paling cocok itu “Afterglow” by Wilkinson. Bukan liriknya ya, tapi musiknya 😀 Liriknya bahkan baru tahu barusan, setelah digoogling :))

 Even though the dancing’s done
Don’t worry ’cause the night is young
Who cares where we go
We’re ready for the afterglow

Someone hold the sunlight back
‘Cause we want this night to last

Smoke and lasers, love and ravers
Afterglow, we’re ready for the afterglow
Lights and action, strong attraction
Afterglow, we’re ready for the afterglow

(“Afterglow” by Wilkinson)

Besok weekend!

Mandhut.

Two Questions.

Udah lama nih gak posting2 personal nih, bawaannya review drama korea melulu *sadar diri*. Maaf2 ya, bukannya eyke gak sadar, tapi lupa melulu, giliran udah sengaja duduk depan kompu, ada aja halangannya, *tapi jujur, hambatan paling sering muncul adalah : tiba2 males cerita*

Gitu deh. Hihihi, jadi kali ini mau ngobrol ngalor ngidul ah. Mumpung badan sebenernya udah capek, mata udah ngantuk, mau ngerjain apapun yang harus dikerjain juga udah gak konsen, tapi apa daya belum boleh tidur karena rambut abis keremyes. Jadi sambil nunggu rambut rada kering biar bisa di-hair dryer mari kita curhat2 cerita2 colongan! *rambut rusak biarkanlah!*

Cerita kali ini diawali dengan pertanyaan. Serius, gue mau nanya sama siapapun yang tau jawabannya *lah*. Jadi ceritanya, jaman gue SMA dulu, gue punya kakak kelas, sebut saja namanya A. Gue lumayan notice orangnya gara2 si A ini emang sering sliwar sliwer. Jadi ceritanya si A gabung di salah satu eskul paling eksis di sekolah gitu, terus kemana2 sering ngintil bareng circle-nya *yang juga beken2*. Jadi meskipun si A ini gak banyak ngomong dan cenderung di belakang saat temen2nya ngomong, tapi mukanya tetep keliatan lah.

Continue reading “Two Questions.”

Rekomendasi Drama Korea 2014

poster depan

Halo para pecinta drama korea sekalian, jumpa lagi dengan posting rutin tahunan : Rekomendasi Drama Korea untuk tahun 2014. Kali ini saya akan menuliskan review dan peringkat untuk drama2 Korsel yang saya pantau/tonton/tahu sepanjang tahun 2014.

Tentu saja gak semua drama bisa saya review sedetail2nya karena ga semua saya tonton (kadang nontonnya setengah ga diterusin ampe abis). Apalagi kalau mau ngikutin weekend drama yang biasanya episodenya ratusan (gak sanggup). Tapi percayalah bahwa I did my best supaya minimal postingan ini bisa kasih panduan bagi kamu2 yang mungkin malem2 bosen atau baru putus cinta dan butuh hiburan berupa marathon drama korea.

Drama korea! Hiburan murah meriah dan membuat hati bahagia! *tiba2 bikin slogan*

Saran, kritik, pendapat serta review tambahan akan diterima dengan senang hati. Komen aja ya! Jangan malu2!

Oke, mari kita mulai!

Continue reading “Rekomendasi Drama Korea 2014”