Mood Rescue!

Mumpung lagi sakit dan jadinya santai2 ga jelas gitu di tempat tidur, gue mau posting lagi ah. Kali ini mau ngomongin… hal2 apa saja yang gue lakukan kalau mood lagi busuk.

Gue jujur deh, gue ini anaknya mood2an banget. Banget banget banget. Gue suka berkilah kalau ini semua karena gue artsy gitu (gak mau ngaku kreatif, cuma imajinatif aja). Yah, pokoknya anaknya rada artistik gitu (tapi tangannya gak terampil). Terus pernah baca dimana gitu kalau seseorang yang nyeni, kemungkinan besar emosinya lebih sensitif dibanding orang kebanyakan, kan? Nah, itu jelas lebih rentan dengan penyakit mental (contoh : depresi, trauma, dendam kesumat) dan masalah sehari2nya ya moody (bukan semuanya – bukan generalisir). Ini kayaknya artikelnya berdasar penelitian psikologis dari seniman-seniman ternama yang udah berpulang sih :D.

Continue reading “Mood Rescue!”

We’re Ready for The Afterglow,

Otak gue belakangan ini kalau diungkapkan sebagai musik, kayaknya yang paling cocok itu “Afterglow” by Wilkinson. Bukan liriknya ya, tapi musiknya 😀 Liriknya bahkan baru tahu barusan, setelah digoogling :))

 Even though the dancing’s done
Don’t worry ’cause the night is young
Who cares where we go
We’re ready for the afterglow

Someone hold the sunlight back
‘Cause we want this night to last

Smoke and lasers, love and ravers
Afterglow, we’re ready for the afterglow
Lights and action, strong attraction
Afterglow, we’re ready for the afterglow

(“Afterglow” by Wilkinson)

Besok weekend!

Mandhut.