Topik 4 : Diam-diam (Pernah Belajar Jadi) Scriptwriter

Ampuun banget deh karena sempet harus pause blogging challenge-nya. Kemarin itu kondisi tubuh memburuk (sinus ampe gak bisa tidur!) + kerjaan tiba2 membengkak + ibu2 gak enak badan jadi hectic.

Jadi ceritanya ada revisi yang gue pikir udah fix tau2 ke belakangnya makin melebar gitu, jadilah biar ga tambah pusing, gue harus mengorbankan salah satu dan tentu saja terpaksa blog ditunda dulu karena gue gak dibayar untuk itu dan Allah memerintahkan gue untuk berbakti pada ortu bukan pada blog.

*bukan kode*

*bukan curcol*

Eniwey, revisi kayaknya masih jalan sih, tapi sinus gue sudah membaik (udah bisa tidur nyenyak! hore!) dan kayaknya deadline juga lagi jinak, jadi marilah, semoga gak ditunda2 lagi 😀

Di topik ke-4 kali ini, gue mau cerita pengalaman yang belum pernah gue ceritakan di blog. Entah kelewat, entah malu *kayaknya yang terakhir*

Gue pernah… ikut kelas menulis skenario di bawah bimbingan Salman Aristo selama kurleb 4 bulan.

BUAHAHAHAHAHA.

Continue reading “Topik 4 : Diam-diam (Pernah Belajar Jadi) Scriptwriter”