Topik 15 : Hobi Baru!

TOPIK TERAKHIR YA AMPUUUNNN *heboh*

Sebenernya… gue lalai lagi sejak topik 12 yang lalu (terus hari ini gue kejar tapi tanggal publish-nya dipalsu) =)) Yaudahlahya, yang penting ceritanya bisa dibaca -_-;.

Btw, topik 15 ini tadinya rada bingung deh mau ngomongin apa. Setelah kemaren2 ngomongin favorit2 gue, harapan, kegalauan gue, topik2 pesenan pengunjung blog, topik ke-15 ini kayaknya lebih enak ngomongin… inspirasi kali ya? Sesuatu yang menginspirasi gue beberapa tahun belakangan? Hobi baru?

Jadi sebenernya beberapa tahun ini gue mulai mendalami satu hobi baru. Sebenernya mulut dan tangan ini udah gatel pengen sharing2 dari dulu2, tapi entah mengapa kemaren2 itu masih malu2 :)), jadi gue diem2 aja dulu :))

Kalau sekarang mah gue kayaknya udah mulai cuek, sih. *ngupil*

Jadi gini,

*ngumpet*

*ternyata belon cuek2 banget*

*mau ganti topik tapi gak kepikiran topik lain*

Jadi gini,

Beberapa tahun ini gue mencoba menulis novel.

*meringkel karena malu*

Belum lama sih, paling baru… 2-3 tahun? sekitar itu lah. Seperti yang udah gue singgung2 di postingan yang satu ini *curi start*, keinginan menulis novel ini muncul karena gue baca novel lokal dan tergila2 dengan karya salah satu penulis lokal, Windry Ramadhina. Terus mungkin karena gue emang udah suka baca dari dulu, suka ngayal2, suka nonton film dan suka bedah elemen2nya sampai detail terkecil, dan utamanya, gue emang dikit2 udah mencoba menulis dari kegiatan blogging ini.

Jadi gue pikir, why not? kenapa gak coba aja nulis2 novel?

Lagipula, kebetulan temenku Dinsi suka baca dan anak jurnalistik, adik gue si Kempeso juga suka baca dan dia malah udah coba nulis novel dari dulu2, jadi lumayan enak lah ada temen ngobrol dan diskusi soal tulis-menulis ini 😀

Intinya, semesta seakan emang memperkenalkan gue pada bidang yang satu ini, dan gue akhirnya menceburkan diri dengan sukarela.

Jadi gue mulai belajar untuk bercerita lewat tulisan. Mulai dari ikut2 workshop menulis, follow2 akun twitter penerbit dan penulis, baca2 buku teknik menulis sampai kegiatan paling menyenangkan dari segala proses ini : mengumpulkan dan merancang ide cerita.

Serius deh, sejauh ini menurut gue gak ada yang lebih menyenangkan dari ngumpulin dan membangun ide cerita. Kegiatan survey fakta2 yang sekiranya berhubungan dengan cerita, googling2 cari foto karakter yang mendekati bayangan (biar semangat), ngumpulin lagu2 untuk bangun mood, mikirin alur dan naik-turun cerita, mikirin twist, mikirin genre, mikirin audience yang disasar, mikirin moral yang pengen disampaikan dan masih banyak lagi. Itu (buat gue) nyenenginnya minta ampun.

Nulisnya itu yang nyiksa. Apalagi kalau anaknya kayak gue yang perfeksionis dan bosenan.

Tapi itulah keajaiban hobi yang satu ini, karena perlahan namun pasti, hobi nulis ini ngajarin gue untuk actually menghasilkan sesuatu tanpa peduli perfect ataupun enggak. Karena kalau gak gue beresin, ide cerita dan karakter2 yang udah terlanjur hidup di kepala dan hati ini gak bisa dibagi, kan? Istilahnya udah terlanjur sayang. Jadi gue mencoba dan mencoba, cari2 mood, cari2 waktu between deadlines, dan akhirnya udah bisa rampungin dua draf novel (yang belum dipublikasikan resmi).

Lalu cobaan selanjutnya pun tiba. COBAAN DITOLAK PENERBIT.

Diitung2, karya pertama gue udah ditolak oleh 8 penerbit berbeda dan karya kedua gue baru2 ini ditolak 2 penerbit berbeda. Hatiku babak belur. Belum lagi nunggu kabar dari masing2 penerbit itu aja bisa makan waktu 3-6 bulan. Rasanya keburu tuwir T-T.

Nah, karena kegiatan menunggu yang lama banget itu gue sempet publish karya pertama di wattpad di bawah nama Rainy Amanda *gak nemu nama pena lain, ini udah paling mendingan*. Biar keinginan sharing tersalurkan, gue juga bikin blog baru Tulisan Manda sejak tahun lalu 😀 *udah curi2 pajang link di sidebar blog RM sejak tahun lalu juga, syukur2 ada yang klik*.

*awalnya malu2 lama2 malu2in*

Sekarang gue lagi berencana untuk self-published. Lagi menimbang2 aja enaknya gimana. Gue pikir, yaudah sih kalau ditolak penerbit *lari ke pantai*. Alasannya bisa macem2 tapi gue gak akan pernah tahu alasan sebenernya apa. Hati gue sih yakin bahwa anak2 gue itu *draf2 novel itu* akan menemukan tempatnya sendiri di hati para pembacanya. Kalaupun gak ada ya minimal gue suka lah bacanya *ngorek2 pasir* *melas*

Yang jelas, untuk mencapai tahap itu, gue harus berani melangkah dan gak malu2 lagi. Lagian sayang aja kalau udah ditulis tapi disimpen2 aja ama gue. YA KAN YA KAN?

*sebenernya dari tadi mencari pembenaran*.

=)) =))

Pokoknya begitulah kisah tentang hobi menulis gue yang terbaru. Kalau ada yang punya hobi sama, atau menjalani proses yang sama, atau punya pengalaman soal ini, monggo banget komen2 di kolom komentar. Semoga one day gue bener2 bisa kasih link untuk pembelian novel self-published ini ya. Bismillah 🙂

ayo ramaikan dunia literatur Indonesia!

*lebay*

Mandhut.

Baca semua topik postingan #Mandhut15DaysBloggingChallenge2015 di sini

Advertisements

6 thoughts on “Topik 15 : Hobi Baru!

  1. hai ka, gue lumayan rada sering baca postingan ka manda(panggil kak aja ya,gue blogger baru) hehe. setelah sekian lama jadi silent reader gue sekarang memberanikan diri untuk komen 🙂 paling sering baca rekomendasi drama korea sih karena gue lagi mencoba hal baru yang menjadi hobi gue skrg, nulis khayalan dan rekomendasi film(hobi gue nonton ampe begadang). setelah baca beberapa postingan yg lain, gue banyak setuju sama postingan lu ka dari topik2 terakhir lu(15,14&13). dari liat2 pinterest yang bikin ngayal sampe coba2 bikin novel. tapi tapi kendala yang sering dateng itu gue berkhayal, tapi males buat ngerekam semua khayalan gue(dari alur dan karakter). jadi baru aja beberapa paragraf, gue apus lagi. sampai akhirnya gak pernah jadi hehe. bagi2 pengalaman dong pertama2 coba bikin novel. salam kenal ya gue dinda 😀

    • Haloo maaf ya baru bales,

      Pertama2 salam kenal ya Dinda, makasih udah baca2 dan komen :D.

      Pengalaman nulis novel… pas awal2 sama juga sih, nulis berapa paragraf terus apus, akhirnya gak jadi apa2. Suka ilang passion di tengah2, tiba2 berasa gak menarik lagi dll dsb. Tapi mungkin karena pas dapet temen2 yang suka nulis (beberapa malah udah nelurin karya), terus ya kebetulan lagi gandrung banget baca novel (lokal terutama), lagi suka nonton dan bedah film maupun buku, jadinya ya ujung2nya balik lagi kepengen nulis novel :D. Setiap putus semangat terus bangkit lagi, biasanya ada kegiatan/cara baru yang gue terapin sih, misal baca buku teknik menulis, ikut workshop nulis, ikut fanmeeting penulis fav, daftar wattpad, dan seterusnya. Utamanya ya buat melewati writer’s block yang gue alamin, terus biar semangat lagi, dan so far ya lumayan ngaruh, ada aja solusi yang gue temukan dari hambatan2 selama belajar nulis novel itu.

      Setiap orang beda2, tapi kalau gue, ternyata masalah terbesar yang bikin gue gagal nyelesein tulisan itu karena perfeksionis. Setelah tahu ganjalannya dimana, ngatasinnya jadi lebih gampang kok. Gue literally googling “how to cure perfectionism” untuk hal ini, dan jadinya gue nemu beberapa kata2 motivasi yang gue pajang gede2 di bg PC dan laptop biar inget terus. Jangan buru2, kalau gak nyerah nanti lo juga tahu masalah terbesar lo dimana, setelah itu jalannya akan terasa lebih ringan.

      Ohya, kalau memang lo gak menikmati kegiatan catet2 ide ya mungkin lo tipe penulis yang go-show, yang nulisnya gak bisa direncanain mateng2 dari awal, ngikutin mood aja ntar karakternya mau diapain di cerita. Ada beberapa penulis indonesia yang gue tahu kayak gitu, salah satunya Lexie Xu yang justru termasuk penulis paling produktif dari GPU :D.

      Menurut gue pribadi nulis novel itu kayak main game RPG sih, ada misi2 kecil yang harus diselesein sebelum misi besar. Belajar melewati perfeksionisme, belajar EYD, belajar mainin alur dan konflik, belajar baca selera pasar, belajar nentuin audiens yang mau disasar, belajar cari mood, dll dsb. Gak perlu buru2 dan dipaksa. Kalau emang panggilan hati pasti bakal dilakuin terus. Santai aja 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s