Review Drama Korea : Cheese in the Trap (2016)

Cheese_in_the_Trap-p1

Halooo akhirnya bisa review2 drakor lagi. Kali ini saya mau ngomongin salah satu drama korea terhot yang baru tamat beberapa minggu lalu, judulnya Cheese in the Trap.

Drakor yang satu ini diangkat dari webtoon. Kisahnya berlatar kehidupan kampus. Temanya selain romance (tentunya), ada juga persahabatan, dan psikologi. Kastingnya ada Park Hae Jin (itu lho yang jadi saingan alien oppa di You Who Came from the Stars), Kim Go Eun, Seo Kang Joon (kyakyakya) Lee Sung Kyung dan Nam Joo Hyuk (yang akting dan karakternya lagi pas banget ketimbang akting2 dia sebelumnya di drakor lain, salah satunya School 2015).

Nilai dari saya *drumroll* 8 dari 10. Plot dan karakterisasinya bagus karena unik, tapi endingnya sedikit mengecewakan. Drakor ini cocok ditonton untuk range umur young-adult hingga dewasa, terutama untuk yang suka tema psikologi dan anak2 kuliah yang bentar lagi mau terjun ke dunia kerja.

Gimana? Gimana? Tertarik? Ayo kita kupas lebih lanjut!

Semua orang memuja Yoo Jung (Park Hae Jin) tapi Hong Sul (Kim Go Eun) yakin kalau seniornya itu tidak sebaik yang orang lain pikirkan. Meski tak ada bukti kuat, naluri Hong Sul mengatakan bahwa Yoo Jung yang baik hati adalah biang kerok di balik beberapa kejadian buruk di kampus. Ada kekejaman dalam senyum malaikat Yoo Jung, ada kemampuan manipulasi yang luar biasa pada kata-katanya yang manis.

CHEESEINTHETRAP (2)

Masalahnya, Hong Sul tak cukup waspada untuk menutup mulutnya tentang hal ini, dan Hong Sul tahu pasti bahwa itulah alasan mengapa dirinya terus terkena musibah. Dimulai dari fitnah, hingga kecemburuan tak beralasan dari orang-orang di sekitarnya, Hong Sul tahu ini semua karena Yoo Jung merasa Hong Sul mencurigainya. Apalagi setelah Hong Sul melihat sendiri bertapa berbedanya sikap Yoo Jung padanya di keramaian dan saat hanya ada mereka berdua.

park-hae-jin_1450492004_20151218_cheese

Rasa ngeri yang begitu besar mendorong Hong Sul untuk menghindari Yoo Jung. Kalau perlu, dia akan mengambil cuti semester untuk yang kesekian kalinya daripada harus berurusan dengan pria itu. Namun entah sejak kapan, Yoo Jung mulai menunjukkan ketertarikan pada Hong Sul. Kalau sebelumnya Yoo Jung memberikannya tatapan benci, kali ini Yoo Jung terus mengajaknya makan siang tanpa lelah, belum lagi gestur2 yang membuat Hong Sul menjadi jengah.

park-hae-jin-and-kim-go-eun

Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini termasuk cara Yoo Jung untuk menyiksa Hong Sul secara tidak langsung seperti yang sebelum2nya? Apa insting Hong Sul selama ini salah? Namun mengapa rasa ngeri di hatinya masih saja ada dan begitu nyata?

——-

Seperti yang sudah saya ungkapkan di awal posting, drakor ini bagus karena plot dan karakterisasinya termasuk unik dibanding drakor2 lainnya. Drama Cheese in the Trap ini mainly membahas penyakit2 psikologis yang terjadi pada interaksi sosial yang biasa kita temui–khususnya di dunia kampus. Mulai dari hal2 klise seperti anggota yang gaji buta di kelompok kerja, oportunis yang maunya sukses sendiri dan bener2 gak rela ngabisin energi buat orang lain, si kurang pede yang memperlambat progress, si mata duitan, senior mesyum, sampai ke kasus psikologis yang lebih serius seperti stalker yang berpotensi erotomania, serta sikap manipulatif yang apatis dan cenderung mengarah ke sosiopat.

cheese10-00915

salah satu pemeran pendukung yang paling total aktingnya : Young Gon

IMO, itulah salah satu alasan mengapa Cheese in the Trap (selanjutnya disebut CITT) begitu adiktif, karena sekilas ceritanya terlihat ringan dan fun, padahal karakter dan plotnya begitu berat menggambarkan sisi gelap manusia.

Elemen lain yang harus saya garisbawahi adalah akting para aktor dan artisnya yang bagus2 banget. Saya menyempatkan diri untuk membaca webtoon CITT di LINE, dan hampir keseluruhan kastingnya sesuai dengan apa yang digambarkan oleh Soonkki (pengarang asli dari CITT). Park Hae Jin berhasil memerankan mahasiswa teladan yang bisa tersenyum manis sekarang dan sedetik kemudian memasang raut kejam. Kim Go Eun juga lumayan membuat saya takjub dengan aktingnya sebagai Hong Sul yang pintar dan study-oriented, namun bisa juga bersikap konyol dan sweet di lain waktu. Nam Joo Hyuk yang berperan sebagai Eun Taek aktingnya kerasa lebih stabil dan pas di drama ini dibanding drama2 sebelumnya. Lee Sung Kyung sebagai Baek In Ha memang sedikit berlebihan di bagian ekspresi, tapi menurut saya tampilan fisiknya sudah pas banget. Belum lagi karakter2 pendukung teman-teman kuliah Hong Sul seperti Sang Chul, Min Soo, bahkan Young Gon.

Cheese_in_the_Trap-t6

Semuanya memorable, semuanya oke (dan rata2 cakep2, iya kan?).

TAPI DARI SEMUANYA, hati ini paling lumer buat Seo Kang Joon yang berperan sebagai Baek In Ho. Kemana aja gueee kenapa baru suka Kang Joon sekarang setelah berkali2 namanya disebut2 di beberapa drama dan reality show. MENGAPAAAA??!!

seo-kang-jun-pemeran-drama-cheese-in-the-trap

*fangirling alert*

*terus kalau ngefans duluan kenapa gitu*

Mumpung lagi bahas Baek In Ho, saya mau singgung dikit soal kasus yang heboh di seperempat terakhir penayangan CITT. Fans CITT sempat komplain ke pihak stasiun dan tim produksi CITT karena merasa versi drakor CITT mulai keluar dari plot aslinya di webtoon, terus ceritanya mulai banyak berpusat pada Baek In Ho padahal pemeran utama pria di CITT itu Yoo Jung. Kontroversi ini makin panas setelah ada pernyataan dari Soonkki (pengarang asli webtoon CITT) bahwa dirinya kurang puas dengan perkembangan plot drakor CITT, juga pernyataan dari Park Hae Jin yang ikutan komplain kenapa scene2nya di CITT banyak yang dihapus (and later, PHJ dihapus dari daftar ost).

You see, meskipun gak ada aturan resminya, sepertinya urusan drama adaptasi dari webtoon kayak gini memang butuh disclaimer sejak awal proses produksi, terutama kalau fanbasenya udah lumayan kuat kayak CITT. Belajar dari kesuksesan Misaeng yang dengan jelas memberitahu sejauh mana penulis aslinya terlibat (yang secara gak langsung ngasi clue juga sejauh mana plot webtoonnya bakal diadopsi ke drama), saya rasa kasus drakor CITT vs. fans webtoon ini terjadi karena kurang komunikasi aja. Gue rasa sih fans misuh2 karena emang plot antara drama dan webtoon di episode2 awal sampai tengah2 itu emang mak plek banget, jadi saat tiba2 melenceng tanpa aba-aba, mereka jadi pada kaget dan gak terima karena berasa di-PHPin.

depan2

lah kenapa jadi pade ngeributin kite, sih?

(baca juga : The Rise and Fall of Cheese in the Trap on Dramabeans , ‘Cheese in the Trap’ has fans pissed at the ending)

Gue yakin sih, kehebohan karena ribut2 antara fans dan tim produksi itulah yang membuat 2 episode terakhir CITT bener2 gak se-passionate episode2 sebelumnya. *SPOILER ALERT, HINDARI BIRU* Bisa ditebak, ceritanya jadi cari aman. Yoo Jung si pemeran utama dibanyakin porsinya (meski terlihat maksa banget), kisah soal Baek In Ho yang dibangun mati2an di eps 13-14 jadi menggantung dan dikasih penyelesaian yang kriuk abis, semua kesilapan di cerita dibebankan sama ayah Yoo Jung dan Baek In Ha, karakter Baek In Ha jadi tipikal antagonis sinetron abis, dan most of all yang paling mengecewakan adalah open ending yang bener2 gak memuaskan sama sekali. *END OF SPOILER*

Dan itulah mengapa drakor yang tadinya mau gue kasih 10 (minimal 9 deh) jadi 8, karena 2 episode terakhirnya yang menyedihkan. Padahal udah calon kuat masuk favorit rekomen drakor 2016 lho, ini mah kayaknya gampang kegeser drakor lain. Entahlah, we’ll see.

udeh sabar ya man, ntar gue main drama lain lagi - Kang Kang Joon

udeh, sabar ya man, ntar gue main drama lain lagi – Kang Kang Joon

Tapi drakor ini, selain ngasi pesan bagus untuk mahasiswa2 di luar sana, menurut gue ini juga jadi pelajaran berharga untuk orang2 yang kerja di dunia kreatif, terutama yang berkutat dengan pengembangan cerita–bisa jadi bahan studi kasus tentang bagaimana nyeimbangin karakter2 dalam cerita biar first-lead gak kalah pamor daripada pemeran lain.

Setelah nonton CITT, gue sendiri merasa karakter In Ho itu lebih lovable ketimbang Yoo Jung. Terlepas dari selera fisik ya, karakter Yoo Jung bukannya kurang menarik, oh please, Yoo Jung itu tokoh paling sosiopat yang pernah gue temuin tapi sekaligus paling bikin ngiler sepanjang sejarah nonton drakor, tapi gue rasa, alur plotnya udah keburu ngasi liat kebaikan2 In Ho saat Yoo Jungnya malah justru makin lama makin keliatan kurang di sana-sini.

8061_original

salah satu adegan di webtoon yang mirip sama versi dramanya dan lumayan bikin merinding

Yoo Jung emang lebih kaya dan lebih bisa diandalkan, banyak berkorban buat Hong Sul, tapi kebaikannya itu dibayangin ngeri, sekarang baik banget, gimana coba kalau putus entar? Jadinya gue pribadi sih gak terlalu impressed. Di sisi lain, karakter In Ho lebih manusiawi dan pengertian, terus si In Ho ini punya potensi untuk sukses dan menunjukkan gelagat ke sana (saat dimana Yoo Jung masih aja belum move on dari masalah yang itu2 aja).

CHEESEINTRAP (15)

salah satu adegan favorit

Logika gue sih gini : minimal kalau ama In Ho, paling gak kemungkinan mendadak dibekep pas tidur karena dianggap kurang perhatian sama dese (misalnya) bisa dicoret lah ya. Biar miskin asal selamat. Ketimbang sama Yoo Jung kaya raya tapi ngapa2in berasa gak safe *takut salah ngomong terus isdet atau masuk penjara*. Dan gue rasa yang berpikiran begitu gak cuma gue aja, jadi gak heran kalau animo penonton dramanya lebih banyak ke In Ho ketimbang Yoo Jung.

Kalau soal second-lead yang along the way menggeser first lead mah bukan kasus baru di dunia drakor (baca ini), apalagi sistem syuting drakor di korsel itu biasanya kejar tayang, dan salah satu tujuannya ya supaya plotnya bisa diubah sewaktu2 demi rating.

Sebenernya apapun keputusan timpro dramanya gue rasa sih gak masalah. Toh emang gak ada alternatif plot cerita yang bener2 bisa memuaskan semua orang. Yang bikin jadi masalah adalah betapa timpronya plin-plan dan kurang persiapan untuk ngadepin komentar2 dari orang2 di sekitar mereka (pengarang webtoon, aktor, fans). Jadilah kualitas dramanya dikorbankan dengan tujuan cari aman tapi akhirnya semuanya gak puas.

Sayang banget. Sayaaaang banget. Padahal drama CITT ini kerennya ampun2an. Ck ck ck. Oh well, betapapun saya dibuat kecewa di akhir CITT, saya tetep merasa drama ini keren adanya dan layak tonton. Kabarin yaaa kalau udah pada nonton, ayo kita gusip2 In Ho! 😀

fullsizephoto659665 (1)

Selamat berkenalan dengan ramai (dan kelamnya) dunia Cheese in the Trap!

Mandhut.

Advertisements

5 thoughts on “Review Drama Korea : Cheese in the Trap (2016)

  1. Drama ini aku tonton karena nggak sengaja liat berita kang joon yang dipojokin sama orang2 , dia dituduh mempengaruhi scriptwriter dan sutradaranya, makanya jd penasaran ada apa dengan ini drama hahaha. Tp ternyata nggak ada yang mengganggu (kecuali karakter2 yang bikin terkaget2 karena isu mental mereka), mungkin karena aku nggak tau cerita aslinya gmn ya 😁

    Drama ini emang nagih sih, aku pribadi nagih karena penasaran sama isu mentalnya Yoo Jung yang menyeramkan itu. Setuju Baek In Honya so adorable 😍

    • Halo! Maaf baru bisa bales 😀

      Iya, Seo Kang Joon sempet dapet tuduhan kayak gitu ^^;. Tapi terlepas dari apakah Kang Joon beneran mempengaruhi apa enggak, menurutku karakter In Ho emang lebih mudah disukai ketimbang Yoo Jung sih (IMO ya), alasannya seperti yang udah kubilangin di posting hihihi. Dari semuanya kayaknya aku paling geleng2 liat karakter Young Gon sih ^^

      Setuju! Hidup In Ho!

  2. Pingback: Review Drama Korea : Signal (2016) | Racauan Manda

  3. Ending nya ngeselin banget, pas udah nonton episode akhir, terus bengong, sambil bertanya, “udah gitu aja?? ada season 2 atw gmna eneeeehhh?? Hadeehhhh” *berharap ada.
    Kalo saya sih pernah menerka-nerka dan berharap kalo Hong sul bakalan sama in Ho, karna in Ho baiknya kelihatan tulus gituuuu, Yoo jung juga tulus sih tapi caranya serem dan gak biasa, dan kelihatan hong sul tersiksa batin gitu sama You jung…
    IMO hubungan in Ho dan Yoo jung, hmmm menurut saya yoo jung emang udah sosiopat sih sejak kecil, tapi ditambah lagi sikap in ho yang membuatnya makin gila dan kejam, jadi in ho juga bertanggung jawab atas kegilaan dan kengerian Yoo jung. HIDUP Yoo jung!! hehhehehehh
    saya tetap suka drama ini, dan tetep jadi favorit saya, karna salah satu drama yang unik dan jarang ada yang angkat tema perkuliahan dan cukup real, walaupun ada yang berlebihan (si in ho, oh tuhaann, ini orang minta kuliti rasanya) dari sini kita bisa belajar sesempurna apapun orang tetap ada kekurangannya, sebaik apapun orang tetap ada sisi jahat nya,

    • Bukan season 2, yang aku denger malah katanya Cheese in the Trap mau dilanjutin sebagai movie : http://www.allkpop.com/article/2016/03/cheese-in-the-trap-to-be-made-as-a-movie-starring-park-hae-jin
      Tapi belum ada keterangan resminya bakal dijadiin apa gak sih 😛
      Iya kan iya kan iya kaaan, sewajarnya milih In Ho dibanding Yoo Jung yang baik tapi creepy kan? *semangat banget*
      Terlepas dari sebab kenapa Yoo Jung kayak gitu, menurutku sih ya, Yoo Jung gak boyfriend material, apalagi husband material. Ya bener sih, mendingan break aja dulu lah, nunggu Yoo Jung agak normalan dulu, minimal gak psikopat kalau sakit hati.
      Iya, setuju. Terlepas dari drama di balik layarnya, dan endingnya yang ya ampun banget, drama ini emang unik dan memorable. 😀 Makasih ya udah mampir dan komeennn 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s