Review Drama Korea : Signal (2016)

Signal_(Korean_Drama)-p1

Mari move on dari Cheese in the Trap, karena kali ini saya mau memperkenalkan kuda hitam saya untuk rekomendasi favorit drakor 2016 nanti, Signal (2016).

Nilainya 95. Genrenya crime, mystery, thriller, dan sedikit fantasy. Pemerannya ada Cho Jin Woong (om2 yang awalnya biasa aja, di akhir jadi bikin kagum abis), Lee Je Hoon (ganteng!), dan Kim Hye Soo (mba2 yang biar udah terhitung senior cantiknya tetep luar biasa).

Hal utama yang bikin menarik adalah kasus2 dalam cerita yang terinspirasi dariย kasus2 kejahatan yang memang pernah terjadi di Korsel sana. Terus ini adalah drakor tema crime pertama yang bener2 saya suka. Lalu, meskipun ada unsur fantasinya (dan saya sempet ragu nonton gara2 ini) kisahnya tetep enak ditonton, bahkan memperkuat kedalaman cerita.

Cocok untuk penonton maskulin, juga penonton dewasa karena beberapa scene meskipun gak gory tetep aja bukan sesuatu yang baik dikonsumsi anak di bawah umur.

———-

Signal-Korean-Drama-03

Park Hae Young yang diperankan oleh Lee Je Hoon

Cerita bermula saat seorang perwira kepolisian bernama Park Hae Young (Lee Je Hoon) tanpa sengaja menemukan walkie-talkie tua yang ternyata milik seorang polisi senior bernama Lee Jae Han (Cho Jin Woong). Sebenarnya tidak ada yang istimewa, kalau saja walkie-talkie rusak itu tidak tiba-tiba memperdengarkan suara Lee Jae Han di ujung sana.ย Masalahnya, Hae Young menerima sinyal tersebut di tahun 2015 sedangkan Jae Han mengaku bahwa dia berada di tahun 2000. Dan itu tentu bukanlah sesuatu yang wajar terjadi.

Dirundung kebingungan yang amat sangat, awalnya Hae Young sangsi pada kata-kata Jae Han. Namun seiring waktu, Hae Young mulai percaya bahwa entah bagaimana, dia dan Jae Han memang bisa berkomunikasi menembus ruang dan waktu lewat walkie-talkie tua tersebut.

Jo-Jin-Woong-dan-Lee-Je-Hoon

Hah? Kok bisa beda tahun tapi komunikasi pake sinyal walkie talkie?

Bersama-sama mereka berdua mencari titik terang dari kasus-kasus pelik. Hae Young akan menggunakan kemampuan profiling-nya berdasar info dari Jae Han dan catatan kasus yang dia miliki, sementara Jae Han akan bergerak untuk menemukan penjahat di masanya guna menyelamatkan calon2 korban agar tetap hidup. Kerja sama mereka itu membuahkan hasil. Penjahat yang ditangkap di masa lalu berarti mengubah masa depan. Ada yang terselamatkan tapi ada juga yang harus berpulang karena takdir yang dimodifikasi.

Meskipun begitu, Jae Han dan Hae Young tetap bertekad sebisa mungkin mengurangi jumlah korban yang mati sia-sia dari kasus2 mengerikan yang mereka temui. Hingga akhirnya Hae Young pun tahu bahwa Jae Han adalah salah satu inspektur polisi yang ikut menangani kasus pemerkosaan siswi SMA di tahun 2000–kasus yang menyebabkan kakak laki-laki Hae Young masuk penjara, kemudian mati dengan pergelangan tersayat sesudahnya.

Apakah mereka berdua berhasil mengungkap pelaku sebenarnya dari kasus yang menelan nyawa kakak Hae Young? Mengapa mereka bisa saling berbicara menembus ruang dan waktu? Apa yang terjadi pada Jae Han sehingga Hae Young tak bisa menemukan sosoknya di tahun 2015? Masih hidup atau sudah mati?

——-

Mungkin plotnya terdengar random, sedikit membingungkan, tapi saya harus menekankan banget bahwa drakor yang satu ini keren adanya. Awalnya, saya sempat sangsi dengan gabungan genre crime dan fantasi. Apalagi drama2 crime Korsel yang pernah saya tonton (Bad Guy, Hidden Identity) menurut saya masih kurang mengena–suka sok2 ‘bad ass’ yang berakhir maksa dan yang ada bikin ilfil gitu, lho. Tapi Signal beda, dari awal sampai akhir ceritanya serius dan semuanya fokus memecahkan kasus-kasus yang diulas. Karakter, latar, plot, dialog, semua berasa pas satu sama lain. Ada romancenya, ada juga lucu2annya, tapi porsinya tidak menutupi tema utama, justru bikin tambah penasaran dan tergila-gila.

SIGNAL (1)

salah satu adegan romance yang bikin ngakak ๐Ÿ˜€

No wonder sih, ya… scriptwriter-nya Signal itu penulis drakor 3 Days (yang ada Park Yoo Chun) jadi untuk genre crime sudah terbukti keandalannya. Sedangkan sutradaranya adalah orang yang sama yang menangani Misaeng, jadi gak heran kalau tingkat kedetailannya jelas di atas rata-rata.

Elemen lain yang menjadi nilai plus dari drama ini adalah kasus-kasusnya terinspirasi dari kejadian nyata yang emang sempet bikin heboh di Korsel sana. Salah satu kasus besar yang masih belum terungkap hingga hari ini adalah kasus sepuluh wanita yang dibunuh dan diperkosa pada kurun 1986-1991 yang terjadi di kota Hwaseong, wilayah Gyeonggi. Kasus yang belakangan dijuluki Hwaseong Serial Murders ini pernah dibahas di film Memories of Murder (2003) yang disutradai oleh Boon Joon Ho (yang buat Snowpiercer), kemudian menginspirasi drama Gap-dong (2014, yang ada Lee Joon itu lho), lalu disinggung kembali di drama Signal yang sedang kita bahas.

Meski gak ada adegan gory yang kelewatan (paling mentok tengkorak sama luka kebelek tapi gak sering sih), dan gak ada action yang terlalu kejam macam The Raid, psikologi karakter2nya (terutama untuk pelaku kejahatan) cukup bikin ngeri dan itulah mengapa gue menyarankan drama ini gak ditonton untuk anak2 di bawah umur dan remaja.

Signal itu dark, kelam. Patah2 deh hati ini nontonnya. Kadang nangis liat karakter utamanya, nangis liat korbannya, sampe marah tapi miris liat pelaku2nya. Udah gak paham lagi deh gimana. Tapi di tengah kegelapan yang dibawanya itu, Signal tetap berhasil menyisipkan harapan dengan kehadiran karakter2 utama yang pantang menyerah untuk menguak kebenaran (tapi tetep logis dan manusiawi), terutama tokoh Lee Jae Han yang diperankan oleh Cho Jin Woong. Sumpah ya, dese boleh aja gak sekece aktor lain yang lebih muda dan kayaknya lebih sering perawatan (atau oplas), tapi aktingnya di sini oke pake banget. Agak gak nyangka aja karena dulu gue juga pernah lihat Cho Jin Woong di drama The Full Sun (2014), tapi gak separah ini kerennyaaaa~

Ccd7PvpVIAARBME

muka boleh bulet, tapi akting luar biasa

Kim Hye Soo juga di sini bagus mainnya. Tapi yang paling bikin wow adalah betapa fit dan cantiknya mba Hye Soo padahal cek2 di wiki umurnya udah 45. Karakternya dia (Cha Soo Hyun) diceritakan terlibat romance sama Lee Jae Han dan itu entah kenapa manis banget (tapi gak gombal). Baru sekali nih ngefans abis sama pasangan sama2 umur kepala 4 =)).

s27

Cha So Hyun dan Lee Jae Han, si pasangan uzur yang bikin tergila-gila. Bisa gak kalian main drama bareng lagi? Jadi emak bapaknya siapa kek gitu, biar puas sayanya T-T

Dan tokoh utama ketiga sekaligus yang termuda, adalah Hae Young yang diperankan sama Lee Je Hoon. Yang mana pamornya rada ketiban sama Cho Jin Woong, tapi masih tetep terhitung bagus. Ganteng dan gaya ngomongnya khas ^^

index

ki-ka : Kim Hye Soo, Lee Je Hoon, sama Oom Cho Jin Woong yang luar biasa berkharisma! *biased*

Semuanya keren semuanya suka, tapi satu hal yang bikin rada nangis bombay kesel adalah scene2 terakhir di endingnya yang sungguh membuat hatiku bolong karena penasaran. Memuaskan sampai akhir sih, udah tau condong plotnya kemana, tapi tinggal satu sceeeene aja, satu sceeene yang gue harapkan ada tapi ternyata gak dikasih aja dong sama tim kreatifnya. *SPOILER ALERT, hindari warna biru* GUE MAU LIHAT CHA SO HYUN DAN HAE YOUNG KETEMU SAMA LEE JAE HAN BENERAN DULU, BARU GUE PUAS *GAK SANTE* *END OF SPOILER*

Nah, denger2 tim kreatifnya emang sedang mempertimbangkan season 2 sih, tapi mereka mau bener2 mikirin biar season 2nya tetep bagus dan tetep bisa pake formula Lee Je Hoon-Cho Jin Woong-Kim Hye Soo. Gue agak2 mixed feelings sih, di satu sisi hore banget kalau ada season 2-nya tapi di sisi lain agak gak rela kalau ntar gak sebagus season 1. Semacam kalau boleh milih, lebih suka Signal diingat seterusnya seperti yang sekarang aja.

*fans baper*

Gue pengin mengungkapkan lebih banyak lagi, karena Signal memang mengandung lebih dari sekadar drama crime,ย  tapi selain kehabisan kata2 untuk ngungkapin sememorable apa drakor ini buat gue, gue juga gak mau spoiler lebih jauh dari ini. Kalau tertarik, mending nonton langsung, terus abis itu mari kita gosip bareng. Hihihi.

Sebagai bonus sekaligus penutup, saya persembahkan salah satu lagu ost yang sering dibarengi mata berkaca2 dan tenggorokan tercekat karena biasanya jadi pengiring ending drama ini, The One Who Will Leave – INKII (์ž‰ํ‚ค).

The red sun hotly burns without change
White clouds float in the blue sky
I have to let you go, I have to forget
But only your tears fill up my heart
And Iโ€™m dealing with this pained heart by myself

The red sun hotly burns without change
White clouds float in the blue sky

I have to let you go, I have to forget
But only your tears fill up my heart

Mumpung long weekend nonton Signal yaaa~ *iklan*

Mandhut.

signal-inside-005

dapet salam dari pasangan uzur kepala 4 yang gak kalah sama Lee Min Ho dan Gu Hye Sun :))

Advertisements

28 thoughts on “Review Drama Korea : Signal (2016)

  1. Ahaha..
    Jadi nonton ini ampe abis karena banyak yang ngereview..
    Kelemahan signal cuman satu, pas scene tahun 1995 kim hye su tetep keliatan tua + suara ibuk2 banget..
    Hehehe..

    • hahahahaha ya maklum udah kepala 4, aslinya malah lebih tua dari jae han-nya lho :D.
      Tapi untuk kepala 4 itu menurut gue emang cantik banget sih ^^;

    • Kalau drakor komedi sih sejauh ini favoritku masih Marriage Not Dating. Oh ada juga kok yang gabungan komedi-misteri-thriller, judulnya Oh My Ghostess. Udah nonton?

      • *catet* *besok minta ke temen* wkwkwk

        Aku antara drakor sama thailand sih ._. wkwkwk

        Oh My Ghostess? kayak pernah denger judulnya, tapi belum nonton :)) kalau itu, Hello Ghost? Korea bukan sih? itu kan komedi – nangisable banget ._.

        • Hello ghost korsel juga, cuma layar lebar, bukan drama televisi. Iya aku udah nonton, bagus banget… korsel emang lumayan jago deh kalau soal bikin komedi2 mellow gitu terakhirnya. Udah nonton Miracle Cell No. 7 belum?
          Semoga Signal-nya berkesaan~

          • Wkwkwkw helloghost itu edan sih filmnya wkkw aku nonton 3 kali, nangis terus wkwkwk

            Iyaaa, komedinya korsel gitu emang ucuuuuul bangeet wkwkwk

            Miracle Cell NO 7 aku udah ada filmnya mbak, cuma belum nonton wkkwkw katanya bikin nangis parah ya ๐Ÿ˜€

  2. Akhirnya selesai nonton drama ini juga, tertarik nonton karena awalnya baca review kakak dan ternyata emang keren pake banget. Ampe ngga bisa ngomong apa-apa karena dari awal sampe akhir beneran nonton yang ‘aduh kepo banget sama selanjutnya gimana ya’

    Tapi ada beberapa yg bikin ganggu sih, kayak ada yg kurang dikiiiiit. Yang ngga ganggu isi cerita tp tetep aja ganggu pas nonton wkwk. Pas kasus korban mati kepalanya ditutupin plastik itu, si pembunuhnya ga ganti aktor gitu, padahal mukanya baby face bgt dan dia diceritain umurnya 35an ke atas. Padahal sekali liat si hae young yg katanya umurnya 27 tahun jauh lebih tua dari si pembunuhnya ๐Ÿ˜‚ jadi ga fokus nontonnya karena sibuk keganggu sama baby face pembunuhnya ๐Ÿ˜‚

    Terus paling mewek entah kenapa sama park hae young-park sun woo-lee jae han. Aduh kalo lagi scene yg nyeritain mereka bertiga langsung baper duluan.

    (Setuju bgt sama endingnya yg harusnya ngadain satu scene ituuuuuuu aja. Abis itu terserah deh mau dibawa ke mana juga gapapa๐Ÿ˜ข)

    Wkwk maaf ya kak komennya kepanjangan.

    • Wiii makasih udah mampir dan komen! Akhirnya ada juga yang nonton Signal :D. Gak panjang kookk aku seneng bacanya ^^

      Iya aku juga sempet mikir kenapa muka pembunuhnya semacam gak menua sama sekali *apakah dia vampir?* Wkwkwkw, mungkin tim wardrobe sama makeup-nya lupa kali, ya. Tapi terlepas dari itu semuanya oke2 aja sih. Dan iya bener, ceritanya itu bisa bikin penasaran sampe ending heheheh.

      Iya kan, sedih banget rasanya scene yang diarepin gak ada, jadi kayak gatel tapi gak bisa digaruk. huhuhu…

      Aku kayaknya paling mewek pas mereka nemuin kerangka Jae Han, sedih banget banget banget.

  3. apa cuma saya yang susah mencerna alur nya ya kak? soal nya ini tentang kasus pembunuhan,dan detektif nya ngomongnya rada kecepatan.

    • emang alurnya agak ribet, aku juga nontonnya suka diulang2 di beberapa bagian, takut salah paham soalnya hehehe. Ditonton sampe akhir gak jadinya?

  4. aduh ini gue kira awalnya gak ada fantasy2an. lagi ngikutin drama ini udah nyampe episode 9 dan hanjiiirrr durasinya 75menit bikin boros kuota ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ oh ya mbak, itu maksudnya yang bintangin 3days bukan kim yoochun kali tapi park yoochun :v

    • Waduhh iya, kok jadi Kim Yoo Chun ya. Udah aku edit nih, makasih ya ๐Ÿ˜€ hahahaha

      Durasinya emang selama itu ya? aku ampe gak sadar, selama nonton rasanya malah terlalu cepet terus *mungkin karena suka*. Ada fantasy-nya hihihihi.

  5. Ikutan comment ah.. Weekend kemarin akhirnya kelar juga nonton SIGNAL. Salah satu must watch kdrama buat yg suka cerita detektif. Meskipun nonton nya suka ngeri ngeri sedap apalagi pas ada korban dll hahhaaaa. Tapi tetep penasaran dan nonton sampe habis. Suka banget sama Lee Jan Han & Cha Soo Hyun , kadang suka sok ga peduli padahal Jan Han kuatir juga sama Soo Hyun nya, sweet lah. Endingnya bikin gemess… Semoga bener dibuat season 2 nya.

    • Iya kaaan pasangan udzur yang satu itu emang keren :D. Pengen liat mereka maen bareng lagi deh entah di drama apa. Korban2nya emang lumayan bikin jantung kedut2. Kayaknya gue paling bete pas liat mayat di lemari itu deh. ampun.
      Aminnn semoga ada season 2nya ๐Ÿ˜€

  6. kaaaak aku udah nonton Signal! buat aku yang cowo dan baru ngikutin drama korea (sebelumnya cuma variety show doang) gara-gara capek skripsian ini menurutku udah keren banget. denger soundtrack-nya jadi keingetan terus adegan-adegannya apalagi di spotify ada yg semacam backsound SIgnal yg serem dan kelam gitu.
    sejauh ini favoritku itu Signal dan Misaeng. Reply 1988 juga bagus karena banyak drama keluarganya. SIgnal dan Misaeng kan ada romance-nya tapi dikit banget. apalagi Misaeng yang cuma ada ketertarikan dikit gitu doang. ada saran drakor lain ngga kak yang keren tapi romance-nya ngga bikin geli-geli gitu?
    review-nya keren kak btw! hatur nuhun!

    • Sebenernya drakor yang gak melulu cinta2an itu lumayan banyak, kok. Tapi memang rata2 yang banyak disorot itu yang pemainnya terkenal dan temanya roman. Yang aku pernah nonton itu selain Signal dan Misaeng ada Memory (2016), Pied Piper (2016), Dr. Frost, terus tentu aja semua seri Reply (1988, 1994, 1997). Terus Mrs.Cop juga katanya dari segi crime-nya lumayan oke meskipun pemeran utamanya ibu paruh baya yang berusaha menyeimbangkan antara kerja dan keluarga ;). Untuk lanjutnya, coba aja pantengin drama2 dari TvN (banyak drama bagus) dan OCN (kebanyakan dramanya fokus ke crime gitu).
      Terima kasih ya udah mampir dan komen ๐Ÿ˜€

  7. hai mba manda salam kenal
    barusan aku baca reviewnya Signal, langsung aku inget sama film holly yg judulnya Frequency, jalan ceritanya mirip banget sama signal ini. apa memang ini versi koreanya yah??

    • Halo Shania, salam kenal juga ya. Makasi udah mampir dan baca ๐Ÿ˜€
      Aku malah belum pernah nonton tuh film Holly (maksudnya Hollywood, ya?) yang judulnya Frequency. Gak pernah baca juga tuh ada info bahwa Signal ini terinspirasi dari film yang kamu sebutin itu. Yang aku tahu, drakor Signal itu terinspirasi dari film korea juga yang rilis 2003 lalu, judulnya kalo gak salah Memories of Murder.
      Emang mirip banget ya sama film Frequency itu? 0_o

  8. halo kak manda! aku sering nih main ke blog nya kakak tapi selama ini aku jd silent reader hehe, tp kali ini aku muncul wkwk, oh iya kak gara-gara baca tulisan kk manda yg ini au jd nntn signal, awalnya sih gak tertarik sama sekali, tp akhirnya diriku menonton.

    sempet bikin bingung sih di ep awal, tapi setelah aku selesai nntn ini ternyata kece ih signal, aku salut sm kedetilan penulis skenario dan sutradaranya. Terus jg aktingnya jin woong ituloh kak……oom jinwoong jjang! pas liat dia di Full Sun jg udah baper pengen liat dia ngedrama lagi, dan ternyata Signal jawabannya hahahaha.

    tapi kak yg bikin kesel tuh endingnya!!!!! kenapa sih gak ketemu gituuuuuu…..
    oh iya kak masalah season 2 itu gmn ya kak? dibikin series macem Reply 1997-1988 gitu?

    • Haloo twistryu *bener kan manggilnya?*. Wah komen pecah telor! makasih ya udah luangin waktu buat baca :D.
      Signal emang bungkusnya rada kurang bling2, akupun pas awal2 sempet mikir panjang, baru setelah direkomen sama temenku, aku nonton hiihihi.
      Kalo detail itu kayaknya karena sutradaranya itu setahuku yang ngerjain drakor Misaeng (kamu nonton gak?). Lho nonton Full Sun juga, toh? hehehehe.
      Ember kan endingnya ya ampun banget PHP maksimaaalll ~
      Bukan series kayak reply yang beda karakter beda kisah tapi mirip2 formula sih, lebih kayak lanjutan dari Signal season 1 (katanya). Soalnya denger2 scriptwriternya bilang mau2 aja lanjutin season 2 tapi syaratnya pemerannya harus bertiga lagi, si Lee Je Hoon, Kim Hye Soo, sama Jin Woong :D. Doain aja ya beneran jadi heheheh.

  9. Pingback: Review Drama Korea : Marriage Contract (2016) | Racauan Manda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s