Confessions of an INFJ (me).

INFJ (1).png

Gue gak tahu kenapa gue suka banget sama MBTI (Myers–Briggs Type Indicator), tapi sejak gue pertama kali tahu tentang MBTI waktu kuliah tingkat 1 dulu, gue gak berhenti baca soal hal tersebut =)).

Seperti yang pernah gue sebutin di blog ini juga (yang mana ga akan gue bahas lebih lanjut, in case pada bosen), tipe pribadi MBTI gue pernah ganti 3 kali. Yang ke-3, dan yang hasilnya terus konsisten selama 3-4 tahun belakangan adalah INFJ.

INFJ-T tepatnya. *sigh

Berhubung blog ini lama gak diisi. Dan gue lagi pengin nulis sesuatu yang self-centered (kapan sih enggak? =)) ), gue mau sedikit komentar tentang pribadi INFJ ini.

Jadi gue menemukan sebuah artikel di internet tentang INFJ. Gue mau komentarin satu2 hahahahahaha *ngeselin*.

Confessions of an INFJ Personality Type:

1. I want to be left alone most of the time

Continue reading “Confessions of an INFJ (me).”

Advertisements

This is 32.

Jadi, abis liat posting NY Times yang campaign #ThisIs18, gue jadi gemes mau jawab2 juga. Jadilah beberapa pertanyaan gue comot dan gue jawab di sini.

#ThisIs32

Let me tell you what 32 feels to me.

What’s the most exciting thing about turning 18 32 this year?

Appreciate the journey, but not feeling the excitement at all.

Gak excite-nya bukan karena menua sih, karena gue sendiri kayak gengsi aja kalau dianggap orang yang suka ngumpet2in umur.

I yell it out loud: GUE 32 EMANG KENAPA *lah ofensif*

Yang jelas, hari dimana gue turned 32 sampai hari ini pun kadang gue gak bisa berenti mikirin puisinya Sylvia Plath:

Continue reading “This is 32.”

Blogger yang Lama Menghilang dan Menulis Lagi Karena Merasa Ada yang Hilang.

MAAF UNTUK JUDULNYA. Penginnya bikin judul tipe2 kayak: The Old Man Who Disappeared in the Middle of the Night and Come Back the Next Morning

*gak bukan itu judulnya, gue males googling*

But you get the point, right? Gitu maksudnya. Mau bikin judul kayak gitu.

Jadi… apa kabarnya? Mpuya blog ini lagi sibuk ngeblog di sana sini, baru nyadar kalau blog sendiri (dan yang paling lama jadi tempat ngeblog) lama gak diisi.

Mohon maaf, ya. Dan mohon maaf sekali lagi karena sungguh setelah lama gak ngeblog di RM jadi bingung aja harus nulis apa kalau lagi ga promo2 review :D.

Hmmmmmm…

Ngobrol ngalor ngidul aja ya. Ngomongin kabar2 terkini.

Continue reading “Blogger yang Lama Menghilang dan Menulis Lagi Karena Merasa Ada yang Hilang.”

Review Drama Korea: Fight for My Way (2017)

Drama Fight for My Way ini berkisah tentang anak-anak muda yang gak terlalu cemerlang dan tetap gak sukses setelah lulus dan bekerja, tentang orang-orang yang kenyataan setelah lulus sekolahnya jauh dari harapan, tentang orang-orang yang sebenernya berbakat tapi minim kesempatan dan usaha.

Review lengkapnya bisa dicek di blog Mangreview, ya 🙂

Source: Review Drama Korea: Fight for My Way (2017)

Review Drama Korea: Because This is My First Life (2017)

Halo semuanyaaa, akhirnya sempet nih review-review drama korea lagi 😀

Mohon mangap nih ya Rekomendasi Drama Korea 2017 terbitnya ngaret banget, ini aja sayanya baru sorting2 drama korea apa aja yang mau saya tonton dan review.

Jadi mohon maklum, dan sambil nunggu, mari cek review drakor Because This is My First Life di mangreview.com, ya 😀

Yoon Ji-Ho (Jung So Min), cewek jelang 30-an, yang terusir dari tempat tinggalnya karena adik laki-lakinya baru saja menikah. Honornya sebagai scriptwriter freelance yang belum punya nama di kota besar seperti Seoul membuat Ji Ho terpaksa mencari tempat tinggal baru yang murah.

Source: Review Drama Korea: Because This is My First Life (2017)