Kisah Jati Wesi si Hidung Tikus di Buku “Aroma Karsa” by Dee Lestari

aroma-karsa-5-1
Image: Gramedia.com

Yip yip!

Sesuai janji saya di postingan yang satu ini, kali ini saya mau nulis review buku Aroma Karsa karangan Dewi Lestari / Dee Lestari.

Ini salah satu novel lokal terbaik yang pernah saya baca, dan enggak, ini bukan hanya karena saya penggemar karya Dee Lestari sebelumnya: Perahu Kertas (yang pernah saya review di sini) dan Madre (review sebelumnya).

Saya bukannya gak ngefans serial Supernova, saya belum nyempetin baca semuanya aja.  Mohon jangan dihujat =))

Back to Aroma Karsa,

Jujur, karena judulnya ada aroma-aromanya, awalnya saya pikir novel Aroma Karsa itu bertema kuliner. Yang mana, karena Dee pernah mengarang Madre, saya gak heran. Dan saya berpikir seperti itu untuk waktu yang lama. Jadi lumayan kaget juga setelah tahu bahwa novel Aroma Karsa itu ada hubungannya dengan TPA Bantar Gebang tempat ribuan ton sampah penduduk Jakarta berakhir setiap harinya, dan parfum. Dan olfaktori (indera penciuman).

Dan genrenya fantasi.

Penasaran gak?

Continue reading “Kisah Jati Wesi si Hidung Tikus di Buku “Aroma Karsa” by Dee Lestari”

Review The Handmaid’s Tale

Jadi beberapa bulan ini sebenernya gue lagi banyak banget ketemu serial dan film layar lebar yang setelahnya masuk ke list all time favorite gue. Entah mungkin bosen karena 3 tahun belakangan drama korea melulu makanya nonton serial Hollywood ama British jadi agak norak (tapi udah cicil2 nonton drakor lagi kok, aku cuma butuh break sebentar huahahaha), pokoknya hidup lagi bertabur film2 dengan script bagus, jadi tiap minggu ada aja listnya apa yang harus ditonton.

Salah satu serial yang bagus dan fresh-nya (menurut gue) setaraf Black Mirror *karena cinta gue untuk Black Mirror tak berujung–huu gombal* adalah The Handmaid’s Tale.

A18cL9L1vVL._RI_.jpg

 

Continue reading “Review The Handmaid’s Tale”

Review The End of the F***ing World

end-of-the-world

Gue lemah untuk drama/film bertema coming-of-age, apalagi yang tokohnya quirky. Itulah mengapa sampai sekarang pun gue masih cinta mati sama The Perks of Being a Wallflower-nya Stephen Chbosky, dan gue rasa itu juga mengapa gue lumayan suka sama 13 Reasons Why-nya Netflix yang udah niat direview tapi masih mentok jadi draft mulu berbulan2 =)), ntar ya cari waktu buat digodog lagi and then mungkin beneran gue post :P.

Anyway, kali ini gue mau bahas serial remaja Netflix The End of the F***ing World. Gue pribadi tertarik nonton karena judul dan karakternya: Two misfits against the world. I’m so sold.

Ratingnya dari gue… 8 dari 10 kali, ya. Temanya sedikit dark dan sinis, latarnya dunia remaja british, komedinya lumayan lucu dan kerasa real. Yang bikin gue ngurangin nilai adalah endingnya yang agak kurang sreg di hati, sisanya oke2 aja.

Continue reading “Review The End of the F***ing World”

Review Black Mirror

Been a long time since I wrote a movie/tv series review, jadi kali ini review2 dikit boleh, ya.

Seperti yang udah disebutin di postingan sebelumnya, saya lagi bosen banget sama beberapa hobi dan interest yang udah beberapa tahun jadi bahan obsesi. Jadilah saya cari bahan obsesi lain. Topik lain. Fandom lain. Kegilaan lain.

Akhirnya dari hasil nginget2 rekomendasi dan ubek2 sana-sini, saya memutuskan untuk mencoba beberapa tv series. Salah satu serial yang akhirnya habis saya tonton dan jadi favorit terbaru adalah Black Mirror.

Black Mirror Book Cover via Random House Header

Continue reading “Review Black Mirror”

5 Buku yang Berjasa di Hidup Saya :D

Semoga belum terlalu larut untuk mengucapkan Selamat Hari Buku!

Sebenernya cari2 alasan biar bisa nyempet2in posting aja sik 😛 Mumpung lagi ada moodnya 😀

Anyway, mumpung momennya lagi pas, akik mau bahas2 dikit soal kecintaan terhadap buku dan 5 buku yang bukan hanya favorit, tapi juga membuka jalan saya ke depannya.

Sebelumnya ngomong dikit lah ya soal hobi baca buku ini. Meskipun tentu saja udah pernah dibahas berkali2 di posting2an sebelumnya :D.

Continue reading “5 Buku yang Berjasa di Hidup Saya :D”