The Antigen Works!

Antigen

ˈan(t)əjən/
 
noun
noun: antigen; plural noun: antigens
  1. a toxin or other foreign substance that induces an immune response in the body, especially the production of antibodies.

 

Banyak hal bisa terjadi dalam setahun. Baru saja ‘lulus’ dari banyak hal yang gak ada ijazahnya, gak ada wisudanya, gak ada yang nonton dan ikut tepuk tangan juga. But I’ve never been this proud of myself before ^^

Puncaknya hari ini, I did something that I would never be brave enough to do it before.

I survived.

Demam dan sakit-sakitnya sudah lewat, antibodinya sudah ada dan terbukti bekerja dengan baik.

Saatnya istirahat sejenak sebelum kembali melangkahkan kaki dan belajar lagi 😀

 

Mandhut.

Advertisements

Position Needed: Someone Who Would Listen

goodlistener
Position Needed: Someone Who Would Listen!

With an attention span limited to only around 8 seconds (less than goldfish, according to an article by The Telegraph), we could say that humans nowadays are everything but a listener. Our world has become so hectic and fast, the idea of sitting together to talk about our virtue and sorrow becomes so unattainable–almost magical. Things that could have been said in person is shifted to a mere phone call. Things that could have been told through a phone call is shifted to an exchange of e-mails. Things that could have been conveyed in written words is shifted to a shorter chat texts. And what could have been expressed today is shifted to tomorrow, next week, next month — most likely will end up as a forgotten plan.

Continue reading “Position Needed: Someone Who Would Listen”

My MBTI Test Results,

 Please read this post also. You are amazing!

Psychology is one of my favorite topics and I am (officially) addicted to every kind of psychological test. From MBTI, 4 temperaments, all through Kokology, I tried it all, and MBTI test (established by Myers Brigg – I believe she/he is the professor of psychology every psychology student knew about) is the one that I took the most.

There’s a reason for why I am willing to diligently answer all the oh-so-many MBTI questions, though. I took the test several times since I was a sophomore in college (that’s more than 10 years before now) and I found that my test results have varied through time. First, I was declared as an ENFP (the happy-go-lucky extroverts who talks too much — based on my self-assessment about myself). I could relate so much to this explanation of ENFP from Heidi Priebe :

When an ENFP says they love you, you can guarantee their heart is turning a thousand miniature cartwheels every time you enter the room. The thought of you drives them wild and their ‘I love you’ roughly translates to ‘My heart is basically BURSTING OUT OF MY CHEST every time I think about you, which is approximately all of the time.’

If only you know how many mini heart-attacks I used to suffer every time my college crush pass my way. T-T

Continue reading “My MBTI Test Results,”

…but then, People.

No offense, tapi ada satu titik dalam hidup saya dimana saya lelah menghadapi manusia. Up to the point dimana saya butuh waktu me-time setelah banyak berinteraksi, supaya saya tetap merasa waras dan bisa berinteraksi dengan orang-orang lagi keesokan harinya.

Tentu saja semua ada sebab-akibat, but let’s not talk about that. Panjang dan nginget2 itu melelahkan.

Continue reading “…but then, People.”

Topik 11 : Rintangan Terbesar Dalam Hidup

Setelah kemaren posting hepi2, kali ini mau posting yang rada kontemplatif dikit. Biar seimbang gitu blogging challenge-nya, segala rupa ada, kayak nano-nano.

*kembali gajelas*

Ayo ayo serius :))

Kalau dipikir2 lagi tentang apa rintangan terbesar saya dalam hidup, kayaknya banyak sih. :)) ‘Rintangan’ di sini artinya sesuatu yang menghalangi jalan saya untuk menjadi lebih baik ya. Sesuatu yang harusnya saya lewati dari dulu2 tapi entah mengapa masih stuck di tempat yang sama aja.

*mikir lagi*

Continue reading “Topik 11 : Rintangan Terbesar Dalam Hidup”

Review Drama Korea : “Kill Me, Heal Me” (2015)

kill-me-heal-me-1

Jadi, KONON kemarin malam saya ngetwit pengen balas dendam posting blog banyak2. Apa daya jadinya cuma sabiji karena ngantuk =)) =)) =)) *peluk bantal*. Jadinya, hari ini saya mau posting minimal satu lagi deh. Buat membayar absen yang lama banget. Baru nyadar aja kalau postingan bulan April kemaren cuma 2 doang, kalau gak diingetin pembaca gak sadar tuh =)) =)) *makasih ya, you know who you are*

Kali ini, mau review Kill Me, Heal Me (2015). Drama ini adalah satu dari sekian drama yg ngikut tren drama psikologi yang dipelopori oleh It’s Okay That’s Love (2014) itu lho :D. Sebagai psikolog amatiran wannabe, tentu saja saya tertarik amat sangat.

Drakor “Kill Me Heal Me” mainly membahas tentang DID (Dissociative Identity Disorder) a.k.a. kepribadian ganda. Topiknya sama kayak drakor tetangga yang kebetulan tayang bareng : Hyde, Jekyll and I. Tapi IMO masih bagusan drakor Kill Me Heal Me sih 😉

Jumlah episod 20. Genrenya romantic, medical, komedi dan misteri. Nantinya makin ke belakang makin banyak adegan yang menguras air mata. Casts-nya ada Ji Sung (Protect The Boss, Secret), Hwang Jung Eum (Full House 2, Secret, Can You Hear My Heart) dan Park Seo Joon (Witch’s Romance). Nilai dari saya… 90. Sebenernya bisa aja 100, tapi karena ada beberapa elemen yang bikin ilfil jadinya saya kurangin. Tapi di luar itu ceritanya bagus, terutama akting Ji Sung yang sangat sangat exceptional 😀

Sekian review cepatnya! Mari kupas tuntas! Yang takut spoiler hindari warna biru, ya!

Continue reading “Review Drama Korea : “Kill Me, Heal Me” (2015)”

Review Drama Korea : It’s Okay, That’s Love (2014)

24phtly

Akhirnya bisa review juga! 😀

Singkat, padat, jelas ya : Drama korea ini BAGUS, terutama buat yang tertarik dengan dunia psikologi dan penyakit mental. Selain plot dan alur yang dirancang mateng – dari awal ampe akhir jelas benang merahnya – akting pemeran2nya juga OKE, soundtracknya KEREN-KEREN, dan permasalahan yang dikupas cukup dalam untuk orang awam, tapi juga gak terlalu simpel untuk yang udah paham dengan yang namanya mental illness. Banyak scene yang memperlihatkan metode psikiater Korsel dalam menangani kasus kepribadian (parah maupun ringan) terus dibarengi dengan istilah2 medis dan penjelasannya ;).

Gue suka banget2 lah pokoknya.

Range Umur : 18++, karena ada penggambaran s*x secara implisit dan banyak ceyum2 (BANYAK BANGET). Ini gak bisa dihindari karena salah satu pemerannya punya phobia s*x. Ini juga salah satu alasan kenapa gue piki kayaknya gak bakal masuk tivi indo (kalaupun masuk juga banyak dipotong2 dong?) jadi mending langsung cari streaming/donlot aja, Gan.

Rating dari gue : 8,5 dari 10 😛 (karena kalau buat gue, ceritanya udah ketebak ama gue dari eps 1, tapi tetep menarik ditonton sampe abis karena aktingnya bagus banget T-T. Terus meskipun genrenya komedi, lebih banyak melodramanya :P)

Aktor : Jo In Sung (That Winter The Wind Blows), Gong Hyo Jin (Pasta, Master’s Sun, The Greatest Love), Lee Kwang Soo (Running Man), D.O. EXO, Sun Dong Il.

Genre : Romance, Comedy, Medical drama

Writer : Noh Hee Kyung

Jumlah Episode : 16

———SETELAH INI SPOILER————

Continue reading “Review Drama Korea : It’s Okay, That’s Love (2014)”