Topic #5: A Theory About Happiness.

102017

Do people have a right to be happy or should they have to earn it?

(source: Deep Conversation Topics)

Happiness is a Choice.

I believe that happiness is neither a right nor something that has to be granted by someone else. It’s a choice. It’s your choice. No one could take that away from you and no one could give that to you. Sama kayak lo mencoba untuk berpikir dari sisi lain saat semua lagi buntu, sama kayak lo pakai baju warna tertentu sesuai occasion lo hari itu–it’s an option.

Continue reading →

Advertisements

Topic #10: This One Life.

102017

What are you going to do with the one life you have?

(source: Conversation Starters World: 202 Philosophical Questions)

Topik terakhir dari blogging challenge gue kali ini dan terus terang topik paling sulit yang mesti gue jawab :D.

I have to be honest that most of the time, I don’t even know why I’m here. I feel like an alien almost all the time, never quite fit anywhere. I feel like, this is not my place, never quite a home to me. I’m constantly missing for a place that I don’t know where, for a person that I don’t know who, longing for a past conversation and a past connection that I can’t even remember with whom and what about.

Kalau tawaran Elon Musk untuk pergi ke Mars itu gratis dan gak ada orang yang mau karena takut *sayangnya yang mau banyak juga selain gue, meh*, dan kebetulan gue gak ada keluarga atau keluarga gue gak keberatan. Gue bakal jadi volunteer. I just don’t care. I probably feel more alive in the space.

Continue reading →

Topik 11 : Rintangan Terbesar Dalam Hidup

Setelah kemaren posting hepi2, kali ini mau posting yang rada kontemplatif dikit. Biar seimbang gitu blogging challenge-nya, segala rupa ada, kayak nano-nano.

*kembali gajelas*

Ayo ayo serius :))

Kalau dipikir2 lagi tentang apa rintangan terbesar saya dalam hidup, kayaknya banyak sih. :)) ‘Rintangan’ di sini artinya sesuatu yang menghalangi jalan saya untuk menjadi lebih baik ya. Sesuatu yang harusnya saya lewati dari dulu2 tapi entah mengapa masih stuck di tempat yang sama aja.

*mikir lagi*

Continue reading →

Review Drama Korea : “Kill Me, Heal Me” (2015)

kill-me-heal-me-1

Jadi, KONON kemarin malam saya ngetwit pengen balas dendam posting blog banyak2. Apa daya jadinya cuma sabiji karena ngantuk =)) =)) =)) *peluk bantal*. Jadinya, hari ini saya mau posting minimal satu lagi deh. Buat membayar absen yang lama banget. Baru nyadar aja kalau postingan bulan April kemaren cuma 2 doang, kalau gak diingetin pembaca gak sadar tuh =)) =)) *makasih ya, you know who you are*

Kali ini, mau review Kill Me, Heal Me (2015). Drama ini adalah satu dari sekian drama yg ngikut tren drama psikologi yang dipelopori oleh It’s Okay That’s Love (2014) itu lho :D. Sebagai psikolog amatiran wannabe, tentu saja saya tertarik amat sangat.

Drakor “Kill Me Heal Me” mainly membahas tentang DID (Dissociative Identity Disorder) a.k.a. kepribadian ganda. Topiknya sama kayak drakor tetangga yang kebetulan tayang bareng : Hyde, Jekyll and I. Tapi IMO masih bagusan drakor Kill Me Heal Me sih 😉

Jumlah episod 20. Genrenya romantic, medical, komedi dan misteri. Nantinya makin ke belakang makin banyak adegan yang menguras air mata. Casts-nya ada Ji Sung (Protect The Boss, Secret), Hwang Jung Eum (Full House 2, Secret, Can You Hear My Heart) dan Park Seo Joon (Witch’s Romance). Nilai dari saya… 90. Sebenernya bisa aja 100, tapi karena ada beberapa elemen yang bikin ilfil jadinya saya kurangin. Tapi di luar itu ceritanya bagus, terutama akting Ji Sung yang sangat sangat exceptional 😀

Sekian review cepatnya! Mari kupas tuntas! Yang takut spoiler hindari warna biru, ya!

Continue reading →

Review Drama Korea : It’s Okay, That’s Love (2014)

24phtly

Akhirnya bisa review juga! 😀

Singkat, padat, jelas ya : Drama korea ini BAGUS, terutama buat yang tertarik dengan dunia psikologi dan penyakit mental. Selain plot dan alur yang dirancang mateng – dari awal ampe akhir jelas benang merahnya – akting pemeran2nya juga OKE, soundtracknya KEREN-KEREN, dan permasalahan yang dikupas cukup dalam untuk orang awam, tapi juga gak terlalu simpel untuk yang udah paham dengan yang namanya mental illness. Banyak scene yang memperlihatkan metode psikiater Korsel dalam menangani kasus kepribadian (parah maupun ringan) terus dibarengi dengan istilah2 medis dan penjelasannya ;).

Gue suka banget2 lah pokoknya.

Range Umur : 18++, karena ada penggambaran s*x secara implisit dan banyak ceyum2 (BANYAK BANGET). Ini gak bisa dihindari karena salah satu pemerannya punya phobia s*x. Ini juga salah satu alasan kenapa gue piki kayaknya gak bakal masuk tivi indo (kalaupun masuk juga banyak dipotong2 dong?) jadi mending langsung cari streaming/donlot aja, Gan.

Rating dari gue : 8,5 dari 10 😛 (karena kalau buat gue, ceritanya udah ketebak ama gue dari eps 1, tapi tetep menarik ditonton sampe abis karena aktingnya bagus banget T-T. Terus meskipun genrenya komedi, lebih banyak melodramanya :P)

Aktor : Jo In Sung (That Winter The Wind Blows), Gong Hyo Jin (Pasta, Master’s Sun, The Greatest Love), Lee Kwang Soo (Running Man), D.O. EXO, Sun Dong Il.

Genre : Romance, Comedy, Medical drama

Writer : Noh Hee Kyung

Jumlah Episode : 16

———SETELAH INI SPOILER————

Continue reading →

Ujung2nya….

Jadii ceritanya beberapa hari yang lalu ngobrol sama temen jaman sekolah si MissBubble. Namanya sengaja disamarkan demi ketenangan hidup temen saya ya *lebay abis*. Gue lajang, freelance illustrator yang demennya ngendon di rumah, currently gak in relationship dengan siapapun. Temen gue si Missbubble ini seumuran ma gue, tapi dia sudah menikah dan udah punya anak dua, stay-at-home-mom ;). Gue lupa2 inget lagi ngebahas apa, tapi tiba2 obrolan bersambung ke kondisi pertemanan di umur2 kami yang menjelang 30. Bahasanya diedit sedikit tapi tidak mengubah isi obrolan :

Saya : temenan itu, di umur sekita gini susahnya minta ampun

MissBubble : Iyaaaa

MissBubble : Banyak kikuknya yaaa

MissBubble : Bingung mau basa basi apa

Saya : banyak curigaan dan kikuknya

Saya : iya banget

Saya : kadang sama temen lama yang lama ga ngobrol aja suka dicurigain terus kikuk, apalagi orang asing

MissBubble : Iyaaa

MissBubble : Biasanya curiga pasti ada butuh apa, hahahahaha

Saya : iya bener banget

MissBubble : Iyaa bangeeet

Saya : AHAHAHAHAHA

Saya : gue juga soalnya pernah dideketin temen sekolah, ternyata ujung2nya cuma buat ditawarin asuransi

Saya : buntut2nya asuransi ama MLM

Saya : jadi gue maklum sih kalau gue juga mencoba ngobrol2 ke orang lain dan kikuk2

Saya : secara mereka juga kan ga tau hidup gue gimana :)) mungkin mereka takut gue penyebar aliran sesat :))

MissBubble : Hahahaha.. Gw kl dipuji cantik sama ibu2 kompleks pasti buntut2nya disuruh beli dagangannya

Saya : buahauhauhakahau

=)) =)) =)) *ngakak lagi*

Continue reading →