Review The End of the F***ing World

end-of-the-world

Gue lemah untuk drama/film bertema coming-of-age, apalagi yang tokohnya quirky. Itulah mengapa sampai sekarang pun gue masih cinta mati sama The Perks of Being a Wallflower-nya Stephen Chbosky, dan gue rasa itu juga mengapa gue lumayan suka sama 13 Reasons Why-nya Netflix yang udah niat direview tapi masih mentok jadi draft mulu berbulan2 =)), ntar ya cari waktu buat digodog lagi and then mungkin beneran gue post :P.

Anyway, kali ini gue mau bahas serial remaja Netflix The End of the F***ing World. Gue pribadi tertarik nonton karena judul dan karakternya: Two misfits against the world. I’m so sold.

Ratingnya dari gue… 8 dari 10 kali, ya. Temanya sedikit dark dan sinis, latarnya dunia remaja british, komedinya lumayan lucu dan kerasa real. Yang bikin gue ngurangin nilai adalah endingnya yang agak kurang sreg di hati, sisanya oke2 aja.

Continue reading “Review The End of the F***ing World”

Advertisements

Finally, GOT.

game-of-thrones-poster_85627-1920x1200

Jadi gue baru nonton Game of Thrones (GOT) setelah sekian lama bertahan menjadi anak anti-mainstream.

Bukan anti sih sebenernya, tapi emang guenya dari dulu suka gak ngeh ama tren aja *mental kacamata kuda*. Gue asik2 sendiri, sadar2 hampir semua orang kayak ngomongin GOT gitu, dan semua orang udah ampe season sekian terus akik agak males ngejar.

Apalagi tiap nanya menariknya apa rata2 jawabnya random2 gitu. “Ya seru aja.”, “nonton dulu aja.”, “karena ada naga.”, “ada daenerys” (ha?). Terus denger2 katanya forno. Akik kan jadi agak suudzon ya sebenernya plotnya beneran bagus apa karena ada plus2nya aja.

Continue reading “Finally, GOT.”

Review Black Mirror

Been a long time since I wrote a movie/tv series review, jadi kali ini review2 dikit boleh, ya.

Seperti yang udah disebutin di postingan sebelumnya, saya lagi bosen banget sama beberapa hobi dan interest yang udah beberapa tahun jadi bahan obsesi. Jadilah saya cari bahan obsesi lain. Topik lain. Fandom lain. Kegilaan lain.

Akhirnya dari hasil nginget2 rekomendasi dan ubek2 sana-sini, saya memutuskan untuk mencoba beberapa tv series. Salah satu serial yang akhirnya habis saya tonton dan jadi favorit terbaru adalah Black Mirror.

Black Mirror Book Cover via Random House Header

Continue reading “Review Black Mirror”

Someone in the Crowd

Masih tergila-gila sama ost La La Land yang satu ini, sampe2 girang banget pas nemu lagunya di invis ^^ hohohoo~

Someone in the crowd
Could be the one you need to know
The one to finally lift you off the ground

Someone in the crowd could
Take you where you wanna go
If you’re the someone ready to be found

(“Someone in the Crowd” – original soundtrack of “La La Land” the movie by La La Land casts: Emma Stone, Callie Hernandez, Sonoya Mizuno & Jessica Rothe)

*ngiri sama Tracy yang baju merah*

Mandhut.

 

 

Rekomendasi Drama Korea 2016

Rekomendasi Drama Korea 2016
Rekomendasi Drama Korea 2016

Buat yang masih menunggu, maaf beribu maaf baru bisa posting lagi. Akhirnya setelah berjuang kejar setoran nonton drakor yang sempet vakum nonton sejak Agustus 2016 (karena satu dan lain hal, nanti diapdet mengapa di postingan berikutnya) saya bisa bikin postingan Rekomendasi Drama Korea 2016. Itu juga pake was2 karena ada beberapa drakor yang kata orang bagus, tapi saya nonton 2 eps awal kok ilfil ya, ada juga yang katanya bagus tapi belum sempet nonton lengkap baru sliwatan doang, ada juga yang saya suka tone episod awalnya tapi kok rating keseluruhannya jelek banget jadi rada was2 entar kalau diterusin ampe tamat ilfil lagi, apa mending pindah drakor lain aja, ya?

*galau moment*

Tapi akhirnya yaudah sih, selera kan masing2. Daripada harus tunggu bulan depan lagi (basi! mading udah terbit), saya coba percaya aja sama penilaian saya sendiri. Semoga postingan rekomendasi drama korea kali ini pun membantu untuk jiwa-jiwa butuh hiburan yang butuh lari sejenak dari kenyataan bersama oppa2 ganteng kayak yang posternya saya pajang seenaknya di atas =)) *curcol

Eh tapi sebenernya yang kanan bawah cenderung manis sih bukan ganteng *pilih kasih

Tanpa berlama2 lagi, monggo dicek drama korea favorit versi Mandhut dan list drama korea lainnya :

Continue reading “Rekomendasi Drama Korea 2016”

Review Drama Korea : Marriage Contract (2016)

Contractposter1

Setelah berturut2 bahas drakor2 serius dari TvN (Pied Piper, Memory, Signal), kali ini saya mau mereview drakor bertema lebih ringan dari stasiun MBC. Dari poster di atas dan judulnya aja udah kerasa tipikal roman drakor-nya : Marriage Contract alias Pernikahan Kontrak.–udah kebayang dong ya kisahnya tentang apa?

Yak benar, pernikahan kontrak! *bukan maksud nyindir tapi minta digebok*

Marriage Contract dibintangi oleh UEE (member AfterSchool) yang sudah teruji kemampuan aktingnya di drama2 sebelumnya (Ojakgyo Family, Hogu’s Love, High Society), dan Lee Seo Jin yang meskipun tampilan jelas agak jauh dari standar Song Joong Ki yang lagi naik daun (ya, ya, kapten Si Jin) atau Lee Min Ho si pemain lama, bersabarlah karena seiring cerita bapak2 yang satu ini akan menunjukkan pesonanya juga.

Nilai dari saya… 8 dari 10. Agak kurang puas sama fokus plotnya, terus ada beberapa bagian cerita yang kerasa kurang logis (IMO), tapi masih layak banget buat ditonton, terutama untuk kamu2 yang kecewa sama plot Super Daddy Yeol yang super flop itu (terbayarkan sudah semua dendam! –> curcol), terus pas juga buat yang pengen nonton drakor just for fun buat mellow menye2 sambil tereak2 so sweet. Oh ya, karena ceritanya mainly tentang kehidupan lajang2 dewasa dan pernikahan, jadi kayaknya drakor ini emang lebih pas ditonton untuk pemirsa dewasa, ada adegan2 yg agak berbahaya juga soalnya :D.

Ayo lanjut bahas!

Continue reading “Review Drama Korea : Marriage Contract (2016)”