Ode to James and Alyssa

Gara2 matigaya gak ada internet sejam, ini terjadi:

effinworld
Romeo and Juliet? 😀

Bikinnya terinspirasi dari gambar ini:

1231163
Alyssa liat kemana sik?

Jadi gara2 bikin review kemaren dan liat gambar di atas emang udah gemes pengen gambar, jadilah nge-sketch buru2 :P. Btw, bikinnya sambil denger lagu At Seventeen-nya Janis Ian, khusuk!

Btw, yang udah nonton siapa aja? 😀

Met kerja besok!

Mandhut.

Advertisements

From Amanda to Amanda

Jadi,

Sekitar 3 bulanan yang lalu, temen lama dari jaman SMA bilang kalau dia mau namain anaknya ‘Amanda’. Katanya, dulu pas hamil anak pertama dia baca-baca blog gue (sekitar 2010, jaman tulisan masih dodol2nya), terus itu bantu dia jadi lebih relaks and happy (pas hamil anak pertama itu dia lagi tinggal jauh di luar negeri cuma berdua suami, jauh dari keluarga besar). Makanya dia bilang, anak ketiga perempuan ini mau dia namain Amanda, salah satu alasannya karena dia berharap anaknya lucu kayak…

…ya kayak gue kali ya secara dia cerita ma gue.

Mohon jangan muntah. Saya juga ngetiknya sambil was2 jangan2 salah nangkep. Saya juga khawatir, jangan2 halusinasi. :))

Continue reading “From Amanda to Amanda”

What a Blogging Challenge :D

102017

Hey, dengan di-publish-nya posting topic ke-10, dengan ini blogging challenge blog Racauan Manda tahun 2017 resmi ditutup. Blogging challenge yang ini lumayan berkesan, sih. Gue iseng2 aja mencoba untuk membahas dan menjawab pertanyaan2 filosofis dan ternyata cukup bikin penasaran dan gasabar buat nulis.

Meskipun panjang2 dan kadang2 isinya curcol doang :D, semoga somehow ada yang berguna dan menghibur, ya ;).

Topic 1: The Harsh Truths of Life

Topic 2: An Envelope

Topic 3: The Best Way to Explore Human Nature

Topic 4: A Copy of Your Loved Ones

Topic 5: A Theory About Happiness

Topic 6: A Healthy Relationship

Topic 7: Rational Thought and Language

Topic 8: Trending Apocalypse

Topic 9: Philosophy, IMO

Topic 10: This One Life.

*cari topik nulis lagi*

Mandhut.

#Mandhut10DeepTopicsBloggingChallenge2017

Topic #10: This One Life.

102017

What are you going to do with the one life you have?

(source: Conversation Starters World: 202 Philosophical Questions)

Topik terakhir dari blogging challenge gue kali ini dan terus terang topik paling sulit yang mesti gue jawab :D.

I have to be honest that most of the time, I don’t even know why I’m here. I feel like an alien almost all the time, never quite fit anywhere. I feel like, this is not my place, never quite a home to me. I’m constantly missing for a place that I don’t know where, for a person that I don’t know who, longing for a past conversation and a past connection that I can’t even remember with whom and what about.

Kalau tawaran Elon Musk untuk pergi ke Mars itu gratis dan gak ada orang yang mau karena takut *sayangnya yang mau banyak juga selain gue, meh*, dan kebetulan gue gak ada keluarga atau keluarga gue gak keberatan. Gue bakal jadi volunteer. I just don’t care. I probably feel more alive in the space.

Continue reading “Topic #10: This One Life.”

Topic #9 Philosophy, IMO

102017

Does the study of philosophy ever lead to answers or simply more questions?

(source: Conversation Starters World: 202 Philosophical Questions)

Gue suka bertanya, dan gue suka berpikir, but I don’t know if I could identify myself as a philosopher, moreover someone who knows a lot about the study of philosophy (I am not that person, for real).

Continue reading “Topic #9 Philosophy, IMO”

Topic 8: Trending Apocalypse

102017

Why have apocalyptic games, movies, shows, and books become so popular in the past few years? What does it say about our culture or society?

(source: Conversation Starters World: 202 Philosophical Questions)

Apocalypse for the Weekend

Kalau mau jujur, gue termasuk potret generasi modern yang tergila-gila dengan karya2 bertema apocalypse. Apakah itu pre-apocalypse, apocalypse, ataupun post-apocalypse, gue termasuk yang menunggu2 film dan buku bertema apocalypse muncul di bioskop atau toko buku. Gue suka hampir semua genre apocalypse mulai dari dystopian, wabah, bahkan segitu mendalamnya kegemaran gue sampai pernah gue gunakan sebagai latar tulisan gue, dan my favorite apocalypse genre of all time: zombie (tapi yang bisa dijelaskan secara saintifik kayak 28 Weeks Later, bukan yang bangkit dari kubur, catet). Bagi yang penasaran dan pengen baca2 lanjut, beberapa jenis tema apocalypse bisa dibaca di link ini ya.

Continue reading “Topic 8: Trending Apocalypse”

Topic #7 Rational Thought and Language

102017

Can rational thought exist without language?

(source: Conversation Starters World: 202 Philosophical Questions)

The Beauty of Language

Salah satu hal yang gue pelajari dari menulis novel fiksi adalah metode penerapan bahasa untuk target pembaca tertentu. Bahwasanya, terlepas dari pertimbangan sisi marketing, saat menulis sesuatu dengan tujuan supaya sesuatu itu benar-benar dibaca, cara paling efektif adalah menentukan target pembaca yang ingin kita sasar berdasar umur, pekerjaan, gender, lokasi, hobi, dan lain-lain–the narrower the better. Kemudian setelah menentukan target pembaca, kita harus menulis berfokus pada target pembaca tersebut, bisa dengan menjawab pertanyaan yang ada di benak mereka, menceritakan sesuatu yang bisa relate dengan kehidupan mereka, dan menggunakan kata-kata serta bahasa yang mereka tahu–minimal yang mereka gunakan sehari-hari.

Continue reading “Topic #7 Rational Thought and Language”