Position Needed: Someone Who Would Listen

goodlistener
Position Needed: Someone Who Would Listen!

With an attention span limited to only around 8 seconds (less than goldfish, according to an article by The Telegraph), we could say that humans nowadays are everything but a listener. Our world has become so hectic and fast, the idea of sitting together to talk about our virtue and sorrow becomes so unattainable–almost magical. Things that could have been said in person is shifted to a mere phone call. Things that could have been told through a phone call is shifted to an exchange of e-mails. Things that could have been conveyed in written words is shifted to a shorter chat texts. And what could have been expressed today is shifted to tomorrow, next week, next month — most likely will end up as a forgotten plan.

Continue reading “Position Needed: Someone Who Would Listen”

Advertisements

Topik 8 : Adab Curhat ala Mandhut :D

Inilah kalau kekurangan topik, lama2 yang dibahas makin gajelas :)). Tapi semoga topik yang ini berguna sih ya, terutama buat anak2 remaja baru gede yang masih perlu tanya2 soal cara bergaul.

Pertama2 saya mau tekankan kalau saya bukan Mario Teguh, atau psikolog, atau Mama Dedeh. Saya juga masih belajar menerka2 apakah hal tertentu boleh atau enggak, pantas atau enggak. Saya juga masih mencari cara paling aman, efektif dan efisien dalam melakukan banyak hal, salah satunya ya curhat. Makanya disini saya cuma mau sharing2 aja, jadi monggo banget kalau ada yang mau nambah2in versinya sendiri di kolom komentar 😀

Continue reading “Topik 8 : Adab Curhat ala Mandhut :D”

Topik 4 : Diam-diam (Pernah Belajar Jadi) Scriptwriter

Ampuun banget deh karena sempet harus pause blogging challenge-nya. Kemarin itu kondisi tubuh memburuk (sinus ampe gak bisa tidur!) + kerjaan tiba2 membengkak + ibu2 gak enak badan jadi hectic.

Jadi ceritanya ada revisi yang gue pikir udah fix tau2 ke belakangnya makin melebar gitu, jadilah biar ga tambah pusing, gue harus mengorbankan salah satu dan tentu saja terpaksa blog ditunda dulu karena gue gak dibayar untuk itu dan Allah memerintahkan gue untuk berbakti pada ortu bukan pada blog.

*bukan kode*

*bukan curcol*

Eniwey, revisi kayaknya masih jalan sih, tapi sinus gue sudah membaik (udah bisa tidur nyenyak! hore!) dan kayaknya deadline juga lagi jinak, jadi marilah, semoga gak ditunda2 lagi 😀

Di topik ke-4 kali ini, gue mau cerita pengalaman yang belum pernah gue ceritakan di blog. Entah kelewat, entah malu *kayaknya yang terakhir*

Gue pernah… ikut kelas menulis skenario di bawah bimbingan Salman Aristo selama kurleb 4 bulan.

BUAHAHAHAHAHA.

Continue reading “Topik 4 : Diam-diam (Pernah Belajar Jadi) Scriptwriter”

Topik 3 : Manajemen Waktu

index

Topik ketiga kali ini datangnya dari Alfirahmaa, yaitu tentang manajemen waktu. Jujur, sebenernya saya merasa sangat tidak kompeten tentang topik yang satu ini, karena bertanya ke saya tentang manajemen waktu itu kayak bertanya ke Abraham Lincoln tentang suka-dukanya bernama Suparman (“Meneketejreng? Nama gue bukan Suparman!” – my point exactly).

Tapi yaudahlah, topik ya topik, dibahas aja deh. Yang jelas, perlu saya tekankan bahwa disini saya menempatkan diri sebagai sesama pejuang manajemen waktu. Anggap aja kayak perkumpulan ‘Orang-Orang Kurang Konsen Anonymous’ gitu 😀

*berkumpul membentuk lingkaran*

*curhat nangis2*

😛

Continue reading “Topik 3 : Manajemen Waktu”

Forming a Habit.

from pinterest : “We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit.” – Aristotle

Pagi ini gue mau kasih postingan yang (insya Allah) bener2 berguna bagi kemaslahatan bangsa dan negara. Gue mau sharing tentang bagaimana membuat satu aktifitas tertentu menjadi kebiasaan. Gue bukan ahli dan gue sendiri masih banyak banget yang butuh di-‘benerin’. Jadi, di sini gue mencari teman berjuang, ya HAHAHAH.

Kayaknya emang yang namanya manusia itu kan harusnya emang gak boleh berhenti untuk mencoba jadi individu yang lebih baik kan, ya? Pengen rajin olahraga, pengen doyan sayur, pengen ngurangin kebiasaan gosip, dll dsb. Tapi kadang kan semua minat dan usaha itu suka tergeser oleh mood atau kondisi yang gak mendukung. Diet berhasil jalan sebulan terus tiba2 putus sama pacar dan sadar2 udah makan es krim segalon sambil begadang nonton drama korea (dan lupa bersihin muka dari make-up jadi besoknya bruntusan). Kelar semuanya, kelaaaarr!!! usaha lo balik lagi deh ke nol dan somehow bertanya2 : kalau begini terus kapan bisa berubah?

Sama, gue juga :D.

Continue reading “Forming a Habit.”

Keajaiban (Sok) Sibuk.

sebagai duta sok sibuk 2014 *masih aja* kayaknya kurang oke kalau gak ngebahas2 dikit perihal sok sibuk ini.

Saya mau curcol sekalian buat self-reminder nih. Saya ini punya kebiasaan buruk banget, namanya susah konsentrasi, yang memunculkan sifat lainnya, yaitu : suka menunda-nunda (karena susah konsentrasi dan lebih demen nonton + baca + main2 timbang mengerjakan apa yang harusnya dikerjakan). Nah, sifat menunda-nunda ini masih dikombinasiin sama sifat suka meremehkan load pekerjaan (padahal belum ditilik detail juga, tapi keburu anggap enteng dan percaya banget bisa dikerjain deket2 waktu deadline), yang mana jelas, biasanya perkiraan saya gagal adanya dan berakibat buruk :

Continue reading “Keajaiban (Sok) Sibuk.”

Tips and Trick Kursus-Workshop-Seminar

postingan panjang! lebih dari 3000 kata!

Saya termasuk orang yang lumayan suka ikut kursus, workshop dan seminar. Tapi baru pas jaman2 kuliah sih, justru waktu sekolah saya anaknya malah seringan belajar sendiri di rumah, gak les musik atau ikut sanggar kayak anak2 lainnya.

Nah, setelah menjalani beberapa kali kursus/seminar/workshop (selanjutnya disebut KWS), selain ngalemin momen2 menyenangkan, tentu aja sempet ngerasain pahit2nya. Terus jadinya udah lebih tahu deh kalau mau daftar2 yang begitu apa2 aja yang mesti diperhatiin. Kali ini saya mau bagi2 dikit ya, supaya semua sama2 hepi.

Beda kursus, seminar dan workshop

Kasarnya, seminar itu duduk doang, memperhatikan. Workshop itu pelatihan, jadi learning by doing, ada output yang dihasilkan. Sedangkan kursus itu jelas learning by doing, ada levelnya, ada sistem evaluasi,  dan kalau ditotal waktu belajarnya bisa tahunan :D. CMIIW ya.

Continue reading “Tips and Trick Kursus-Workshop-Seminar”