Pause : #Mandhut15DaysBloggingChallenge2015 T-T

Dikarenakan satu dan lain hal yang tiba2 menumpuk dan menyita waktu, dengan ini #Mandhut15DaysBloggingChallenge ditunda sejenak dan akan diteruskan lagi setelah jadwal agak lowong.

Mohon maaf semuanya, tadinya mau dikejar, tapi ternyata kagak sanggup >.< nanti diceritain kenapa. Harusnya bulan Juli depan udah bisa dilanjut sih, nanti dikabarin lagi ya 😀

Sekali lagi sori 😦 topiknya masih ditunggu 😀

Advertisements

Cast Prediction : Intertwine by FLOCK

Klik untuk review buku terbitan Haru di Racauan Manda lainnya

Review belum lengkap tanpa cast prediction. Kenapa gak digabung sekalian aja Man sama postingan review kemaren? soalnya lupa biar gak kepanjangan, jadi bacanya enak *senyum manis*

Seperti yang sudah saya bilang di postingan sebelumnya, Intertwine itu terdiri dari 5 cerita cinta yang dihubungkan oleh satu benang merah, yaitu : sebuah wedding dress :D.

Tentu saja sebagai anak yang ngakunya visual abis, selama baca ada kalanya ngebayangin artis/aktor tertentu sebagai karakter di dalam buku. Dan tentu saja sebagai blogger sejati, kalau ada khayalan yang menarik tapi gak merugikan pihak manapun ya ada baiknya diposting aja. Nah, berikut ini saya mau kasih sinopsis singkat *tanpa spoiler, tapi kalau gak mau baca ya skip aja* dan prediksi cast dari saya untuk novel Intertwine by FLOCK 😀 :

CERITA 1 : “THE RIGHT ONE” by Orizuka

jihan-arkan

Continue reading →

Review Drama Korea : Dr. Frost (2015)

Dr._Frost-p1

Jangan ditanya kenapa 3 hari belakangan posting review drama korea melulu, jawabannya adalah *jengjengjeng* saya lagi mood dan merasa berdosa karena kemaren sempet lama gak posting yang beneran *garuk2*. Jadi mumpung ada sumur di ladang, kenapa gak menumpang mandi, kan?

Lho?

Ah sudahlah :))

Btw, kali ini mau review drama korea yang mungkin kurang populer di antara penggemar drakor Indonesia, judulnya Dr. Frost. Drama yang cuma 10 episode ini diangkat dari webtoon (komik online yang muncul secara berkala di korsel sana). Beneran deh, drakor sekarang adaptasi webtoon melulu :)), tapi yaudahlah, secara dengan cara itu plotnya udah teruji kan ya? 😉

Nilai Dr. Frost dari sayaaa…. *mikir* 90 dari 100 deh. Soalnya, Dr. Frost ini sebenernya muncul di kala drakor psikologi yang lagi menjamur (jadi rada bosen), tapi jangan salah Dr. Frost itu beda dibanding yang lain. Genre utamanya bukan romance, justru lebih banyak membahas berbagai mental illness – mulai dari gejala hingga penanganannya. Ceritanya tentang seorang professor psikologi jenius yang suka diminta membantu detektif lokal untuk memecahkan kasus kejahatan. Makanya buat yang suka sama tv series amrik “Lie To Me” (bukan yang korea ya) sama yang suka nonton Sherlock british (Cumberbatch!) pasti sedikit banyak berasa familiar deh ama drama ini, karena gayanya mirip banget :)) *nanti dijelasin lagi*.

Lanzut!

Continue reading →

Practice.

Saya percaya dengan teori bahwa semuanya itu bisa asal rajin latihan. Termasuk sabar, dan tabiat2 lainnya. Makanya dulu saat sadar saya terlalu banyak ngeluh, saya coba banget latihan biar ga ngeluh, mau nangis guling2 coba simpen sendiri, coba cari jalan keluarnya sendiri. Kalau ketemu orang, cari bahan omongan lain, yang hepi2 aja, yang asik2 aja, karena pada kenyataannya saat mereka bertanya ‘apa kabar?’ sedikit banget yang emang beneran care, dan kalaupun iya, itu pun ada limitnya.

Continue reading →