Review Film Hollywood: The Titan (2018)

Ada bagian aneh tapi overall, mayan lah 😛

Diceritakan, bumi tak lagi dapat ditinggali. Solusi untuk mencari planet lain sebagai tempat tinggal baru pun muncul. Dari semua opsi, salah satu bulan Saturnus, Titan, dianggap menjadi tempat yang paling mungkin menampung ras manusia.

Source: Review Film Hollywood: The Titan (2018)

Advertisements

Review Film Indonesia: Love for Sale (2018)

Bagi pemerhati film Indonesia yang agak bosen sama Reza Rahadian lagi Reza Rahadian lagi (atau Adipati Dolken), I present you Gading Marten.

Aktingnya ternyata oke 😀

Seakan ingin segera menanamkan figur bujang lapuk di usia awal 40-an pada penonton bioskop, plotnya tidak tanggung-tanggung langsung memperlihatkan sang peran utama, Richard Widjaya (Gading Marten) yang baru bangun pagi dan hanya memakai kutang dan celana dalam yang sudah usang luar biasa.

Source: Review Film Indonesia: Love for Sale (2018)

Review Film Hollywood: The Shape of Water (2017)

Karena ini fantasi banget banget, nontonnya gak usah dipikirin, dinikmatin aja 😛

Elisa seorang tuna wicara, tinggal sendiri dengan menyewa kamar di atas sebuah teater bobrok. Suatu hari, Elisa menemukan fakta bahwa laboratorium tempatnya bekerja tengah mengurung makhluk amphibi yang menyerupai manusia.

Source: Review Film Hollywood: The Shape of Water (2017)

Our little souls will walk us home.

Jadi kapan itu ngeshare lagunya Nicole Zefanya (aka NIKI) di twitter yang judulnya “Anaheim” boleh nemu di Spotify 😀 (coba deh cari, bagus :D). Ada yang reply, katanya suruh denger lagu NIKI yang lain, judulnya “Little Souls”, yang mana gak ada di Spotify, jadi gue harus cari di Youtube.

Hari ini mumpung inget, gue coba deh liat, dan ternyata suka banget. Liriknya itu lho. Baik Anaheim maupun Little Souls 22nya keren banget T-T.

Eight years old
We’re told: “You’re too young to unlearn how to smile and hate the world.”
Eight years from now on
You’ll forget the art of carefreeness and little girls

Continue reading “Our little souls will walk us home.”

Review Drama Series: Phillip K. Dick’s Electric Dreams (2017)

Salah satu adegan favorit di Phillip K. Dick’s Electric Dreams (2017) *iye, judulnya emang gitu*:

Phillip K. Dick’s Electric Dreams bercerita tentang dunia masa depan. Dunia di mana mutasi genetik memungkinkan beberapa di antara kita untuk membaca pikiran satu sama lain. Dunia di mana manusia sudah berhasil menjelajahi setiap galaksi di langit.

Source: Review Drama Series: Phillip K. Dick’s Electric Dreams (2017)