Book Giveaway : Amora Menolak Cinta by Rainy Amanda #GAAmora

*updated : 1 Januari 2016*

3 pemenang #GAAmora yang terpilih adalah akun twitter  @Kimol12 @EmmaNoer22 dan @aulyarzky selamat!

jadwalgiveaway01 - Copy

Akhirnya setelah mampir di blog sana-sini (terimakasih buat Tiara Orlanda, Putri Review, Rizky Mirgawati, dan Novel Addict) Amora sampe juga ke rumah penulisnya sendiri, Racauan Manda. Ya bisa aja sih diadain di blog Tulisan Manda, tapi karena saya ini sebelum mencoba2 jadi penulis ya awalnya blogger, saya berasa wajib aja harus ngadain di blog kesayangan ini duluan 😀 , giveaway Tulisan Manda disave buat kapan nanti.

Hari ini saya mau bagi2 3 novel gratis Amora Menolak Cinta, tapi sebelumnya saya mau cerita2 dikit kali ya tentang novel Amora Menolak Cinta ini.

Continue reading →

Advertisements

My Newborn Baby : Amora!

Banyak orang memandang skeptis soal zodiak dan pengaruh tanggal kelahiran pada personaliti seseorang. Gue sendiri bukannya memuja2 sih, baca zodiak di majalah ya baca aja kadang tapi gak ampe setengah menit juga udah lupa apa yang barusan dibaca :)). Kalau pergerakan bintang menentukan nasib dan takdir ke depannya gue kurang sepaham, tapi gue bisa menerima pendapat yang mengatakan bahwa meskipun mungkin sangaat kecil persentasenya, bulan, matahari, gravitasi serta langit dan seluruh isinya punya andil pada perkembangan bayi dalam kandungan. Logikanya, kalau air laut aja terpengaruh oleh gravitasi bulan, kenapa manusia yang 90% tubuhnya terdiri dari air enggak terpengaruh kan? Apalagi yang masih fragile kayak janin 🙂

Itulah mengapa, udah beberapa tahun ini gue suka mikir : kalau misal nanti punya anak, lahirnya kira2 tanggal berapa dan bulan apa, ya? Apa dia bakal lahir di bulan Agustus kaya gue? Semangatnya akan membara persis seperti teriknya musim panas di sebagian besar daerah di bumi kala itu? Atau Desember? Maret? Juni? Bagaimana kalau dia lahir di bulan November?

Dan ternyata, anak pertama saya lahir tanggal 19 September 2015, tepat jam 12 malam.

Namanya Amora. Nama lengkapnya : Amora Menolak Cinta.

Continue reading →

Kribo Pala Barbie.

Jadi ceritanya dua minggu belakangan lagi pusing banget ngurusin self-published novel. Aduh udah bukan pusing pala barbie lagi ini copot pala barbie, KRIBO PALA BARBIE. Rasanya capek, pengen nyerah aja udah lah, tapi kalau suruh nunggu kabar penerbit lagi entah mengapa berasa udah bener2 jenuh, tapi kalau berhenti nulis sekarang gak mau soalnya lagi suka2nya, tapi kalau nulis hepi2 doang tanpa hasil berasa sia2 juga gak enak sama keluarga, tapi kalau nulis disimpen sendiri dan gak dibaca orang rasanya gimana gitu.

See? Itu baru dilema tujuan nulis novelnya aja udah pusing.

Gue capek galau2 gitu, jadi kayaknya… timbang gue takut ini itu tapi gak jelas apakah yang gue takutkan itu pantas gue takutin apa enggak, yaudah, gue mesti ambil keputusan. Gue mesti cari jalan, suka-ga suka, gagal atau berhasil, at least gue udah gak penasaran lagi.

So self-published it is. Rencananya apa yang harus dijalanin ya dijalanin aja dulu. Coba kita lihat.

Continue reading →