[Film-in Dong!] Pre Wedding Rush by Okke ‘Sepatumerah’!

Posting ini dibuat untuk mengikuti kontes Pre Wedding Rush Stars yang disponsori oleh Cotton Ink dan Stiletto Book.

Halo! kali ini saya mau review dan prediksi pemeran untuk film yang terinspirasi dari Pre Wedding Rush yang ditulis oleh Okke ‘Sepatumerah’ :). Belum ada kabar sih novelnya bakal di-film-in apa enggak, tapi semua dimulai dari niat kan? syukur2 ada produser yang denger, terus jadi kenyataan :D. AMIN!

SINOPSIS (tanpa spoiler) :

Menina dilamar oleh Dewo, pacarnya yang baik, bertanggung jawab dan sangat mencintainya. Dewo tidak peduli meskipun usia pacaran mereka belum lama, dia yakin dengan keputusannya. Tapi berbeda dengan Menina, gadis itu menyimpan ragu akan rencana pernikahannya dengan Dewo. Pertama, karena Menina merasa semua ini berjalan terlalu cepat. Kedua, karena hatinya masih menyimpan sedikit harapan pada mantan kekasihnya, Lanang. Tapi meskipun begitu, Menina tetap mengiyakan permintaan Dewo. Karena sebagai perempuan, Menina-pun tergiur dengan hidup yang stabil, secure dan tenteram bersama suami seperti Dewo.

Tapi di saat gadis itu mencoba untuk memantapkan langkah, Lanang hadir kembali dalam kehidupannya. Pria itu membuat Menina berpetualang ke tanah Yogyakarta, melakukan hal gila untuk kabur sejenak dari Dewo dan rencana pernikahannya. Memperkenalkannya dengan orang-orang baru dengan prinsip hidup yang mulia, pasangan suami-istri Sigit dan Ayako. Mengingatkannya akan daya tarik seorang Lanang yang membuatnya jatuh cinta pertama kali. Mengaduk emosinya dengan permintaan maaf dan penjelasan akan salah paham mereka di masa lalu. Di saat yang sama, hal yang tidak terduga mengguncang rasa kemanusiaan Menina, membuatnya semakin bimbang.

Siapakah yang akan Menina pilih? Lanang atau Dewo?

PREDIKSI CAST :

Continue reading →

Advertisements

[Film-in Dong!] Notasi by Morra Quatro

 17905336

Score : 8,5 dari 10.

Ini adalah buku Morra Quatro pertama saya. Jadi sebenernya buku Notasi ini udah sempet nangkring di rak buku saya sejak pertengahan tahun 2013, tapi baru dibaca 2 minggu yang lalu, gara2nya… adik saya si Kempeso kan baca itu buku duluan, begitu ditanya bagus apa enggak, dia cuma jawab “lumayan” dengan tampang datar cenderung sepet, jadilah gue keburu asumsi “ah bukunya biasa”, dan akhirnya tiap mulai baca kagak selera (ditambah lagi, kalau di cetakan milik saya itu halaman awalnya banyak yang dobel).

Tapi berhubung itu buku termasuk satu dari sekian buku yang saya mau titipin di Reading Walk, jadilah saya paksain baca, dan ternyata BAGUS. *guling2*

Maafkan aku, Morra Quatro, semua gara2 si Kempeso *colok*.

Review tanpa spoiler :

Continue reading →